Bintang YouTube Ms. Rachel sumbang US$1 juta untuk dukung Palestina
Jumat, 18 September 2026
LONDON — Bintang YouTube, Ms Rachel, mengatakan akan memberikan donasi sejumlah yang diberikan oleh rapper Macklemore kepada sejumlah organisasi yang mendukung masyarakat terdampak perang di Palestina.
Donasi tersebut dilansir sebesar US$1 juta. Ia juga menyerukan tokoh publik lainnya untuk melakukan hal serupa.
Dikutip dari The Guardian, Macklemore sebelumnya berjanji menyumbangkan seluruh pendapatannya dari tur bersama Ed Sheeran kepada sejumlah organisasi yang berfokus membantu masyarakat terdampak perang di Palestina.
Keputusan tersebut diambil setelah Macklemore dikeluarkan sebagai penampil pembuka dalam tur Sheeran, menyusul pernyataannya “Free Palestine” atau “Bebaskan Palestina” di panggung MetLife Stadium, New Jersey.
Ms Rachel, yang memiliki nama lengkap Rachel Accurso, menyampaikan rencana donasinya melalui Instagram.
Ia menulis bahwa lebih dari 20.000 anak Palestina telah tewas dan anak-anak masih terus menjadi korban setiap hari.
Accurso mengatakan donasinya akan disalurkan kepada Palestine Children’s Relief Fund.
“Kita memiliki kewajiban moral untuk menggunakan privilese dan platform yang kita miliki demi melindungi anak-anak dan hak asasi manusia,” tulis Accurso.
Accurso dikenal sebagai figur yang membuat konten untuk anak-anak dan memiliki lebih dari 21 juta pengikut di YouTube.
Ia selama ini aktif menyuarakan kondisi yang dihadapi anak-anak di Gaza di tengah perang dengan Israel.
Ia juga menyerukan kepada “setiap selebritas kulit putih yang kaya” untuk menyamai donasinya.
Accurso menjadi tokoh publik terbaru yang memberikan dukungan kepada Macklemore setelah rapper tersebut dikeluarkan dari tur milik Sheeran.
Keputusan tersebut diambil setelah pernyataan Macklemore dalam konser pada 4 September mengenai kondisi masyarakat Palestina.
“Bebaskan Palestina! Saya ingin seruan itu terdengar jelas, agar orang-orang di Gaza hingga Tepi Barat tahu bahwa kami tidak melupakan mereka,” tegas Macklemore dalam pidatonya yang berlangsung selama dua menit.
Pernyataan tersebut memicu kritik dari sejumlah kelompok yang mendukung Israel.
Penyanyi Pink juga meminta Macklemore dikeluarkan dari tur dan menyinggung insiden pada 2014 ketika Macklemore mengenakan kostum yang dinilai menyerupai karikatur orang Yahudi.
Macklemore telah meminta maaf atas kontroversi terkait kostum tersebut saat itu.
Pink kemudian menjelaskan sikapnya melalui unggahan di Instagram.
Ia mengatakan pernyataannya bukan untuk mewakili pemerintah Israel, melainkan untuk menyuarakan kepentingan penonton konser Yahudi yang mungkin merasa terganggu oleh pernyataan Macklemore.
Dalam penampilan keduanya di tur tersebut pada 5 September, Macklemore secara langsung menyampaikan pesannya kepada penonton Yahudi.
“Mengkritik Israel, mengkritik apartheid, dan menentang genosida sama sekali bukan berarti mengkritik Anda. Pesan saya adalah untuk perdamaian dan cinta, agar semua manusia diperlakukan dengan martabat, rasa hormat, dan kesetaraan,” kata Macklemore.
Sheeran tetap mempertahankan keputusan untuk mengeluarkan Macklemore.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil oleh pemilik stadion, termasuk pemilik Gillette Stadium dan New England Patriots, Robert Kraft.
Sheeran menulis melalui Instagram pada Selasa (14/9) bahwa dirinya memiliki pandangan pribadi mengenai konflik tersebut.
“Saya memiliki pandangan pribadi mengenai konflik yang menghancurkan ini. Hanya karena saya memilih untuk tidak menyampaikannya secara terbuka, bukan berarti saya tidak memiliki pandangan atau tidak peduli. Itu juga bukan berarti saya tidak mendukung berbagai tujuan dengan cara saya sendiri,” tulis Sheeran.
Kraft dan Sheeran masing-masing juga menyumbangkan US$2 juta untuk bantuan di kawasan tersebut, kata Kraft pada Rabu (16/9).
Namun, belum disebutkan secara pasti organisasi mana yang akan menerima dana tersebut.
Empat penampil pendukung, termasuk penyanyi Amerika Serikat Finneas dan grup pop Denmark Lukas Graham, telah mengundurkan diri dari tur tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore. (ARF)