Michael Burry bergabung dengan Minerva sebagai penasihat senior
Sabtu, 19 September 2026
LONDON — Michael J. Burry, investor yang dikenal memprediksi pecahnya gelembung properti Amerika Serikat pada 2008, bergabung dengan Minerva Investment Management sebagai penasihat senior.
Ia akan membantu meluncurkan dana baru yang berfokus pada strategi short selling.
Seperti dikutip Reuters, Burry mengatakan melalui unggahan di X pada Selasa (15/9) malam bahwa dirinya akan bekerja bersama Lakshmi Ganapathi, pendiri sekaligus CEO Unicus, bagian dari Minerva.
Unicus sebelumnya mengumumkan rencana tersebut melalui media sosial sepekan sebelumnya.
Nama Burry mencuat setelah mengambil posisi short terhadap sektor perumahan AS sebelum krisis 2008.
Belakangan ini, ia kembali dikenal karena kritiknya terhadap perusahaan teknologi AI, termasuk perusahaan penyedia infrastruktur AI dan produsen chip.
Burry menilai sejumlah perusahaan tersebut memperpanjang masa penyusutan aset untuk menjaga stabilitas laba. Saat ini, ia memiliki posisi bearish terhadap Nvidia dan Palantir Technologies.
Burry menutup perusahaan hedge fund miliknya, Scion Asset Management, pada akhir 2025.
Kini, ia membagikan pandangan investasinya melalui buletin berbayar di Substack yang membahas pasar keuangan dengan nama samaran Cassandra Unchained.
Unicus menyediakan riset dan ide investasi untuk strategi short selling.
Berdasarkan keterangan di situsnya, sejumlah rekomendasi bearish utamanya mencakup produsen kendaraan listrik Faraday Future dan peritel mobil bekas Carvana.
Unicus juga memiliki pandangan bearish terhadap sejumlah saham, termasuk perusahaan layanan cloud Snowflake, produsen obat Moderna, serta perusahaan pialang Robinhood yang berfokus pada investor ritel.
Unicus mengatakan dana baru tersebut diperkirakan diluncurkan dalam waktu satu bulan, berdasarkan unggahan di X.
Sampai saat ini, Unicus belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters. (ARF)