Cegah disalip Filipina, Indonesia kunci kontrak jet tempur KF-21 Korea

Selasa, 13 Januari 2026

image

JAKARTA - Indonesia memulai negosiasi baru secara mendesak untuk mengakuisisi jet tempur KF-21 Block-2 buatan Korea Selatan.

Langkah ini dilakukan untuk mengamankan posisi dalam antrean produksi dan menghindari potensi tersalip oleh Filipina, yang juga tengah mempertimbangkan pesawat tempur tersebut.

Menurut laporan media Korea Global e-News, rencana pembelian 16 unit KF-21 Block-2 dipicu oleh pertimbangan Filipina memasukkan KF-21 sebagai kandidat utama dalam program pengadaan jet tempur multirole. Situasi ini mendorong Indonesia bergerak cepat demi menjaga prioritas produksi.

Meski masih menghadapi kendala dalam memenuhi porsi pembiayaan pengembangan pesawat, Indonesia memilih pendekatan pragmatis dengan menandatangani kontrak pembelian varian yang telah tersedia. Strategi ini, seperti dikutip militarnyi.com, Senin (12/1)  dinilai penting untuk mengunci slot produksi sekaligus menjaga kesinambungan kerja sama pertahanan dengan Korea Selatan.

Pengadaan KF-21 juga sejalan dengan agenda modernisasi TNI Angkatan Udara yang sebelumnya dimulai melalui pembelian jet tempur Rafale. Selain memperkuat kemampuan tempur, Indonesia juga berupaya mempertahankan jalur kolaborasi industri pertahanan, termasuk alih teknologi.

Varian Block-2 merupakan pengembangan lanjutan dari Block-1 yang kini digunakan Angkatan Udara Korea Selatan. Jika Block-1 difokuskan pada misi udara-ke-udara, Block-2 dirancang sebagai pesawat multirole penuh dengan kemampuan serangan darat, integrasi senjata presisi, serta peningkatan radar dan sistem peperangan elektronik.

KF-21 sendiri merupakan proyek bersama Korea Selatan dan Indonesia dengan skema partisipasi 80%:20%. Korea Selatan telah memulai produksi massal pesawat ini melalui kontrak dengan Korea Aerospace Industries (KAI), dengan target puluhan unit hingga 2028 dan ratusan unit pada 2032. Sementara itu, minat Filipina terhadap KF-21 terus dipantau, meski belum ada keputusan resmi terkait pembelian. (DH)