Suspensi saham dicabut, saham ALII melesat di awal sesi I
Selasa, 13 Januari 2026

JAKARTA – Hari perdana pembukaan suspensi perdagangan pada Selasa (13/1), saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) melesat pada awal sesi I. Hal itu terlihat dalam pantauan transaksi saham pada pukul 09.55 WIB.
Saham ALII naik 9,92% atau Rp130 menjadi Rp1.440 per lembar pada awal sesi I. Sebelum transaksi saham disuspensi pada Senin (5/1), harga saham ALII terkerek Rp60 menjadi Rp1.310 per lembar pada penutupan perdagangan Jumat (2/1).
Pada waktu itu, jumlah saham emiten ini diperdagangkan sebanyak 5,55 juta lembar dalam 1.689 kali senilai Rp7,20 miliar.
Sebelumnya, Faisal Mohamad Nur, Direktur Utama ALII menyampaikan kenaikan harga saham ALII terbentuk dari mekanisme pasar, terdapat faktor subjektif dan objektif investor. “Berkaitan dengan faktor objektif dapat disampaikan, kami cukup optimistis kinerja perusahaan tahun 2026,” katanya.
Menurut dia, faktor subjektif kenaikan saham ALII berkaitan dengan pertimbangan masing-masing investor merujuk pada selera dan pilihan bidang usaha atau situasi ekonomi dalam skala nasional dan global.
Manajemen ALLI menyampaikan sejumlah rencana strategis pada 2026 antara lain, menjaga kelangsungan kontrak life of mine dan peningkatan volume produksi dari pelanggan, termasuk optimalisasi penggunaan armada dan infrastruktur perusahaan. (LK)