Enam bulan berlalu, MINA realisasikan dana rights issue di bawah 5%
Selasa, 13 Januari 2026

JAKARTA – Dana hasil rights issue terealisasi di bawah 5% sejak PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) menggelar aksi korporasi itu pada 14 Juli 2026.
Mengutip keterbukaan informasi pada Selasa (13/1), Gunawan Angkawibawa, Direktur MINA menyampaikan bahwa perusahaan merealisasikan Rp4,84 miliar atau 3% dari hasil bersih rights issue sebesar Rp161,77 miliar.
Dana tersebut direalisasikan antara lain, biaya operasional Rp2,03 miliar, pajak jasa giro Rp380,89 juta, proyek Rp139,65 juta, dan biaya penawaran umum Rp2,28 miliar.
Saat ini, dana yang tersisa senilai Rp159,21 miliar, yang ditempatkan pada jasa giro dengan tingkat bunga 1,82% pada perusahaan pihak ke tiga.
Berdasarkan rencana dalam prospektus, dana rights issue dialokasikan untuk modal kerja MINA 35%, modal kerja PT Mina Padi Resorts 35%, dan modal kerja PT Sanur Hasta Griya 30%.
Sementara itu, harga saham MINA tergerus 6,40% atau Rp40 menjadi Rp585 per saham pada sesi II, pukul 14.06 WIB, Selasa (13/1). Sejak sepekan saham emiten ini terkerek 14,56% atau Rp75 dan melesat 34,09% atau Rp150 per lembar. (LK)