BJTM serap penuh dana obligasi Rp2 triliun untuk ekspansi kredit
Selasa, 13 Januari 2026

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/1) manajemen BJTM, menjelaskan bahwa setelah dikurangi total biaya penawaran umum sebesar Rp11,95 miliar, BJTM memperoleh dana bersih senilai Rp1,988 triliun.
“Seluruh dana hasil obligasi tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendukung ekspansi kredit BJTM seperti apa yang pernah dijelaskan pada prospektus BJTM Tahap I Tahun 2025,” ungkap manajemen.
Adapun biaya emisi sebesar Rp11,95 miliar mencakup berbagai komponen, antara lain biaya penjamin emisi obligasi sebesar Rp5,49 miliar, jasa profesi penunjang pasar modal seperti akuntan dan konsultan hukum, serta biaya pendaftaran di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia.
Laporan realisasi penggunaan dana tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, Wahyukusumo Wisnubroto, sebagai bentuk komitmen perseroan terhadap prinsip tata kelola perusahaan dan keterbukaan informasi publik.
Sebagai catatan, Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Bank Jatim diterbitkan pada 1 Oktober 2025 dan terbagi ke dalam dua seri obligasi. (DH)