UE buka suara soal rencana agresi militer AS ke Greenland
Selasa, 13 Januari 2026

JAKARTA – Uni Eropa (UE) menyatakan kesiapan mendukung Denmark mempertahankan wilayah Arctic, Greenland bila Amerika Serikat (AS) merealisasikan rencana agresi militer ke wilayah itu. Hal itu disampaikan Andrius Kubilius, Komisaris UE untuk Pertahanan dan Antariksa dikutip dari Reuters, Selasa (13/1).
“Saya setuju dengan perdana menteri Denmark bahwa hal itu akan menjadi akhir dari NATO. Namun di kalangan masyarakat hal itu juga akan berdampak sangat sangat negatif,” katanya.
Dia menyampaikan harapan agar AS tidak melakukan invasi militer ke Greenland. Namun bila hal itu terjadi, negara anggota UE wajib membantuk Denmark jika menghadapi agresi militer AS merujuk Pasal 42,7 Perjanjian UE.
“Hal itu akan bergantung pada Denmark, bagaimana mereka bereaksi, apa posisi mereka. Namun yang pasti ada kewajiban bagi negara anggota UE untuk memberikan bantuan timbal balik bila negara anggota lainnya menghadapi agresi militer,” katanya.
Dia mempertanyakan alasan dibalik rencana AS menduduki Greenland dengan paksa. Bila hal itu terjadi, maka imbas dari aksi itu memengaruhi hubungan antara UE dan AS.
Menurut dia, UE dapat mengerahkan pasukan dan infrastruktur militer seperti kapal perang dengan kemampuan anti drone untuk memberikan keamanan bagi Greenland bila diminta oleh Denmark.
Sebelumnya, Donald J. Trump, Presiden AS menyampaikan Denmark gagal mengelola keamanan Greenland dari aktivitas militer Tiongkok dan Rusia di wilayah itu. AS ingin menguasai Greenland sebagai basis pertahanan peluru kendali (rudal). (LK)