WIFI gandeng Pos Properti, perluas akses internet murah
Rabu, 14 Januari 2026

JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Pos Properti Indonesia, untuk mendukung ekspansai akses internet. Dalam kerja sama tersebut, Pos Properti Indonesia, akan menyewakan lahan di 2.931 titik yang tersebar di wilayah strategis. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan infrastruktur jaringan WIFI, mulai dari pemasangan tiang Base Transceiver Station (BTS), penempatan perangkat Optical Line Terminal (OLT), hingga pemanfaatan ruang atau gedung untuk penyimpanan material. Direktur Utama WIFI, Yune Marketatmo, menyampaikan bahwa pemanfaatan aset Pos Properti Indonesia akan membantu perusahaan membangun jaringan secara lebih efisien, terintegrasi, dan mempercepat pemerataan layanan internet murah.
"Kami melihat kolaborasi lintas sektor seperti ini sebagai kunci dalam mewujudkan transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan," katanya melalui keterangan resmi, Selasa (13/1). Sementara itu, Direktur Pos Properti Indonesia, Junita Roemawi, menegaskan kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi anak usaha PT Pos Indonesia (Persero), dalam mendukung kebijakan nasional di bidang konektivitas digital. “Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Pos Properti Indonesia dalam mengoptimalkan aset negara untuk mendukung percepatan pemerataan infrastruktur digital dan perluasan akses internet yang lebih merata di seluruh Indonesia,” ujar Junita. Dengan penempatan infrastruktur internet pada lahan strategis milik Pos Properti Indonesia, WIFI optimis strategi ekspansinya berjalan mulus dan memenuhi permintaan internet di berbagai wilayah. Sebelumnya, WIFI juga telah memaparkan rencana terbarunya untuk menjual layanan Fixed Wireless Access (FWA) 5G.
Emiten yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo ini, menggandeng FiberHome, perusahaan solusi informasi dan teknologi komunikasi asal China.
FiberHome akan menyuplai produk FWA yang dikustomisasi khusus untuk mengoptimalkan layanan berbasis spektrum 1,4 GHz, yang kemudian akan menjadi tulang punggung jaringan FWA 5G milik WIFI. (DK/KR)