Buyback sukses, harga saham ASII terkerek 18,69%
Rabu, 14 Januari 2026

JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) menghentikan periode buyback saham kemarin (13/1), lebih awal dari target semula pada 30 Januari 2026. Hal itu disampaikan Gita Tiffani Boer, Sekretaris Perusahaan ASII dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (14/1).
Dia menyampaikan bahwa penghentian periode buyback karena telah terpenuhinya maksimum dana yang dialokasikan untuk buyback sebanyak Rp2 triliun. “Sisa dana yang tersedia sudah tidak mencukupi untuk membeli satu lot saham,” katanya.
Emiten ini telah membeli kembali sebanyak 305,21 juta lembar degan nilai keseluruhan Rp1,99 triliun atau rerata harga beli Rp6.552,7 per saham.
Harga saham emiten ini melandai Rp125 menjadi Rp6.150 pada penutupan transaksi di hari pertama buyback dilaksanakan, Jumat (31/10). Sementara pada saat buyback berakhir kemarin (13/1), saham ASII naik Rp300 menjadi Rp7.300 per lembar. Maka, selama aksi korporasi itu berlangsung harga saham emiten ini diasumsikan naik 18,69%.
Pada sesi I pukul 11.12 WIB, Rabu (14/1) saham ASII terkoreksi 1,37% atau Rp100 menjadi Rp7.200 per lembar. Dalam sepekan dan sebulan harganya masing-masing naik 2,49% dan 9,09%. Namun, harga saham emiten ini telah melewati harga tertinggi pada 20 Mei 2022 yang mencapai Rp7.125 per saham.
Per Desember 2025, jumlah saham ASII tercatat 40,48 miliar lembar, dengan kepemilikan Pengendali 50,11% dan Nonpengendali 40,89%. Jumlah saham free float 17,93 miliar atau 44,3%. (LK)