Setahun harga tergerus, investor ini jual sahamnya di BISI
Rabu, 14 Januari 2026

JAKARTA – UBS AG London mengurangi porsi sahamnya menjadi 7,37% dari 8,20% di PT Bisi International Tbk (BISI) pada pekan lalu (9/1).
Mengutip keterbukaan informasi pada Rabu (14/1), UBS AG London menjual 25 juta sahamnya sehingga tersisa 221,11 juta dari sebelumnya 246,11 juta lembar. Tidak disebutkan harga yang ditetapkan dalam transaksi itu.
Pada (9/1), harga penutupan saham BISI di level Rp890 per lembar. Volume saham diperdagangkan 178.300 lembar dalam 117 kali transaksi senilai Rp158,60 juta.
Pada sesi II pukul 15.09 WIB, Rabu (14/1) saham emiten ini terkerek 1,13% atau Rp10 menjadi Rp895 per saham. Dalam sepekan dan sebulan sahamnya masing-masing naik 0,56% atau Rp5 dan 2,86% atau Rp25 per lembar.
Dalam enam bulan dan setahun terakhir saham emiten milik Keluarga Jiaravanon ini terkoreksi masing-masing 5,26% atau Rp50 per saham dan 14,29% atau Rp150 per saham.
Per Desember 2025, saham BISI tercatat 3 miliar dengan porsi saham Pengendali 54,16% dan Nonpengendali 45,84%. (LK)