Gesekan dengan Wang menguat, taruhan besar Zuckerberg terancam?

Kamis, 15 Januari 2026

image

JAKARTA - Ketegangan di pucuk pimpinan Meta kian terbuka seiring perubahan struktur pelaporan perusahaan. Gesekan antara CEO Mark Zuckerberg dan Alexandr Wang, karyawan dengan bayaran tertinggi di Meta, kini menjadi sorotan internal.

Alexandr Wang, Chief AI Officer Meta berusia 28 tahun yang direkrut dengan valuasi US$14 miliar, disebut merasa tertekan oleh gaya kepemimpinan Zuckerberg yang sangat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan.

Dikutip indiatimes.com, sebagian karyawan Meta mempertanyakan kapasitas Wang untuk memimpin ambisi besar perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI), yang nilainya diperkirakan mencapai US$600 miliar. Keraguan tersebut mencerminkan kekhawatiran internal terkait arah dan kepemimpinan proyek AI Meta yang semakin agresif.

Ketegangan memuncak pada musim gugur lalu dalam sebuah rapat strategis antara tim TBD Lab yang dipimpin Wang dan jajaran eksekutif lama Meta, termasuk Chris Cox dan Andrew Bosworth. Perbedaan pandangan muncul terkait prioritas pengembangan AI, antara mendorong pertumbuhan bisnis iklan inti atau fokus mengejar ketertinggalan dari OpenAI dan Google.

Perbedaan visi itu memicu polarisasi internal. Kelompok peneliti AI Wang disebut memiliki pandangan berseberangan dengan manajemen lama, yang dinilai masih berorientasi pada produk media sosial. Situasi ini memperkuat kesan adanya kubu “AI murni” dan kubu “produk dan iklan” di dalam perusahaan.

Retaknya hubungan internal juga ditandai dengan kepergian sejumlah figur penting. Yann LeCun, ilmuwan AI senior Meta, memilih hengkang daripada berada dalam struktur yang mengharuskannya melapor kepada Wang.

Sebelumnya, rekrutan besar lainnya, Nat Friedman, juga menghadapi tekanan akibat percepatan peluncuran produk AI yang dinilai belum sepenuhnya siap.

Terbaru, Zuckerberg mengumumkan pembentukan Meta Compute, inisiatif tingkat atas yang melapor langsung kepadanya.

Langkah ini secara efektif memusatkan kendali infrastruktur AI di tangan CEO dan mengurangi otonomi Wang. Arah ini menegaskan bahwa Zuckerberg meningkatkan kontrol langsung atas taruhan besar Meta di bidang AI, seiring perusahaan menggelontorkan investasi bernilai miliaran dolar. (DH)