Pemerintah kembali tempatkan dana di bank Himbara, saham ini menguat?
Rabu, 19 November 2025

JAKARTA - Analisis teknikal dari PT Ina Sekuritas Indonesia memberikan gambaran arah pergerakan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), Rabu (19/11).Kementerian Keuangan diketahui kembali menempatkan dana pemerintah sebesar Rp76 triliun ke perbankan pada 10 November 2025.Dana ini dialokasikan masing-masing Rp25 triliun untuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), BBRI, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), serta Rp1 triliun untuk Bank Jakarta, dengan tingkat bunga 3,8%.Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan Rp200 triliun pada Himbara, dan hingga 22 Oktober, dana yang terserap mencapai sekitar 84% atau Rp167,6 triliun.Langkah ini diharapkan mampu meredakan tekanan likuiditas, menurunkan cost of fund, dan mendorong pertumbuhan kredit sehingga dapat mengoptimalkan NIM, meski risiko kenaikan NPL tetap perlu diperhatikan.Selain sentimen dari langkah pemerintah tersebut, secara teknikal, candle pada saham BBRI menguat, sementara indikator stochastic bergerak netral.Analis memproyeksikan area resistance pada saham BBRI berada di Rp4.050, dengan support di Rp3.870.Sebagai bank dengan fokus kuat pada segmen UMKM, BBRI juga menyediakan berbagai layanan keuangan untuk masyarakat umum, korporasi besar, hingga institusi, baik melalui layanan konvensional maupun digital.Selengkapnya, analisis teknikal saham BBRI bisa dilihat pada video berikut. (DK/ZH)Grafik: Bloomberg