Direktur CIA temui Rodriguez di Caracas bahas soal atasi musuh Amerika
Sabtu, 17 Januari 2026

CARACAS – Direktur CIA John Ratcliffe bertemu dengan pemimpin sementara Venezuela Delcy Rodriguez di Caracas untuk membahas kerja sama, kata seorang pejabat AS pada Jumat (16/1).
Ini merupakan kunjungan pejabat AS paling senior yang diketahui sejak Amerika Serikat menggulingkan Presiden Nicolas Maduro bulan ini.
Ratcliffe bertemu pada Kamis dengan Delcy Rodriguez atas arahan Presiden Donald Trump, untuk menyampaikan pesan bahwa Amerika Serikat menantikan hubungan kerja yang lebih baik,” kata pejabat tersebut seperti dikutip Reuters, Jumat (16/1).
Mereka membahas kerja sama intelijen, stabilitas ekonomi, serta perlunya memastikan Venezuela tidak lagi menjadi tempat aman bagi musuh-musuh Amerika, khususnya para pengedar narkoba.
Kunjungan itu berlangsung pada hari yang sama ketika pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Hadiah Nobel Perdamaian miliknya kepada Trump di Gedung Putih.
Sejak mengirim pasukan untuk menangkap Maduro, Washington menahan diri untuk tidak menyatakan bahwa oposisi seharusnya mengambil alih kekuasaan, meskipun sebelumnya mengatakan bahwa sekutu Machado secara sah memenangkan pemilu pada 2024.
Rodriguez, yang menjabat sebagai wakil presiden di bawah Maduro, mengambil alih kursi kepresidenan secara interim setelah militer AS menangkap Maduro dan menerbangkannya ke Amerika Serikat untuk diadili atas tuduhan narkoba.
Trump berbicara dengan Rodriguez melalui telepon pada Rabu, dan kedua pemimpin itu secara terpisah menggambarkan panggilan tersebut sebagai positif.
Rodriguez sebelumnya mengkritik pemerintahan Trump karena “menculik” Maduro dan menyerukan agar ia dipulangkan.
Namun, Washington menyatakan bahwa Rodriguez dipandang menguntungkan sebagai pemimpin sementara demi menjaga stabilitas.
Pejabat AS tersebut mengatakan pertemuan Ratcliffe selama dua jam itu berfokus pada pembangunan kepercayaan antara AS dan Venezuela.
“Direktur menegaskan bahwa Venezuela tidak lagi dapat memberikan dukungan kepada para pengedar narkoba seperti TDA,” kata pejabat tersebut, merujuk pada Tren de Aragua, sebuah geng kriminal.
The New York Times pertama kali melaporkan perjalanan Ratcliffe tersebut. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. (YS)