Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan masuk Bank Indonesia?

Minggu, 18 Januari 2026

image

JAKARTA – Pemerintah dikabarkan akan merotasi salah satu Wakil Menteri Keuangan ke Bank Indonesia dalam waktu dekat. Wakil Menteri Keuangan Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono disebut-sebut akan ditunjuk sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, semacam magang terlebih dahulu sebelum suatu hari nanti menjadi Gubernur Bank Indonesia,” ujar sumber IDNFinancials.

Menurut sumber tersebut, proses fit and proper test kemungkinan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Itu jika tidak ada perubahan. Karena rotasi ini diperkirakan dilakukan pada Februari,” katanya.

Sementara itu, posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas disebut akan diisi oleh Juda Agung. Juda sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak 6 Januari 2022 hingga 23 September 2025, sebelum kemudian diangkat secara ex officio sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Bank Indonesia.

“Juda Agung sudah pernah dipanggil ke Hambalang,” ujar sumber tersebut.

Putra Soedradjad Djiwandono

Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, merupakan politikus dan pebisnis Indonesia. Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan serta Bendahara Umum Partai Gerindra.

Thomas lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972. Ia merupakan putra Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur Bank Indonesia. Ibunya, Biantiningsih Miderawati, adalah kakak kandung Presiden Prabowo Subianto, sehingga Thomas juga merupakan keponakan Presiden Prabowo.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Haverford College, Amerika Serikat, dengan gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang Sejarah. Ia kemudian meraih gelar Master of Arts (MA) dalam Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Amerika Serikat.

Thomas aktif di Partai Gerindra sejak 2014 dan dipercaya sebagai Bendahara Umum partai. Pada 18 Juli 2024, ia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dengan tugas membantu Menteri Keuangan, khususnya dalam koordinasi kebijakan fiskal dan ekonomi.

Birokrat Bank Indonesia

Juda Agung merupakan pejabat senior Bank Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK ex officio dari Bank Indonesia. Ia dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia pada 23 September 2025 untuk memperkuat koordinasi kebijakan antara BI dan OJK dalam pengawasan sektor jasa keuangan.

Lahir di Pontianak pada 1964, Juda menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada 1987. Ia kemudian meraih gelar Magister di bidang Money, Banking and Finance serta PhD Ekonomi dari University of Birmingham masing-masing pada 1995 dan 1999.

Juda bergabung dengan Bank Indonesia sejak 1991 dan telah menempati berbagai posisi strategis, khususnya di bidang kebijakan ekonomi, moneter, dan makroprudensial. Ia juga memiliki pengalaman internasional sebagai ekonom dan penasihat di berbagai lembaga, antara lain Netherlands Central Planning Bureau dan International Monetary Fund (IMF).

Selain itu, Juda pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF yang mewakili sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik. Sebelum menjadi anggota Dewan Komisioner OJK, ia menjabat sebagai Deputi Gubernur BI dengan tanggung jawab utama pada kebijakan makroprudensial dan stabilitas sistem keuangan. (YS/MT)