Putra sulung Sukanto Tanoto borong aset ritel Singapura
Senin, 19 Januari 2026

JAKARTA - Sebuah kendaraan investasi swasta yang dikaitkan dengan Andre Tanoto, putra sulung taipan Indonesia Sukanto Tanoto, disebut aktif mengakuisisi aset ritel di Singapura dalam beberapa bulan terakhir, menurut sumber pasar.
Dikutip businesstimes.com, kendaraan investasi yang terhubung dengan Altallo Asset Management itu dikabarkan telah menyelesaikan pembelian empat unit ritel besar HDB pada Desember lalu dengan nilai transaksi di atas S$160 juta.
Aset tersebut berlokasi di Bukit Merah Central serta di sekitar stasiun MRT Toa Payoh, Ang Mo Kio, dan Clementi, dan sebelumnya diakuisisi Lian Beng Group seharga S$151 juta pada 2016 lalu.
Selain itu, entitas terkait Altallo juga disebut mengakuisisi klaster sembilan properti ritel HDB yang sebelumnya dibeli grup properti JBE dari Mercatus. Nilai transaksi diperkirakan berada di kisaran rendah S$90 juta, lebih tinggi dari harga akuisisi JBE pada 2024.
Sumber pasar menyebut Altallo saat ini tengah melakukan uji tuntas eksklusif atas portofolio terbaru berisi 11 aset ritel yang ditawarkan Mercatus pada kuartal IV 2025, dengan harga indikatif sekitar S$307 juta.
Altallo juga dikabarkan menjadi calon pembeli pusat perbelanjaan i12 Katong, kini dimiliki Keppel, dengan kisaran harga sekitar S$370 juta, lebih rendah dibandingkan penawaran sebelumnya.
Aset ini berdiri di atas lahan sewa 99 tahun dengan sisa masa sewa sekitar 52,5 tahun dan memiliki luas bersih yang dapat disewakan sekitar 212.000 kaki persegi.
Sebagai catatan, Altallo didirikan pada 2025 dengan fokus pada pengelolaan dana dan dimiliki oleh Roger Tan serta Seah Jun Hao.
Namun, pelaku industri menduga dana di balik Altallo berasal dari sejumlah keluarga investor, dengan kemungkinan terbesar adalah Tanoto sebagai penyandang dana utamanya.
Andre Tanoto sendiri merupakan penduduk tetap Singapura dan warga negara Indonesia, satu-satunya anak Sukanto Tanoto yang tidak menjabat sebagai eksekutif di Royal Golden Eagle (RGE), perusahaan rintisan ayahnya. (DH/ZH)