Modal bergeser dari bitcoin, whale kripto beli etherium US$456 juta
Kamis, 28 Agustus 2025

JAKARTA - Whale kripto kembali menggerakkan pasar dengan pembelian besar ethereum (ETH). Data Arkham menunjukkan sembilan alamat whale mengakumulasi total US$456 juta ETH dari Bitgo dan Galaxy Digital.
Dikutip cointelegraph.com, langkah ini dinilai sebagai bagian dari rotasi alami investor dari bitcoin menuju altcoin dengan prospek pertumbuhan lebih tinggi.
Nicolai Sondergaard, analis riset di Nansen, mengatakan banyak dari ini terlihat seperti rotasi alami, investor mengamankan keuntungan dari reli bitcoin dan beralih ke token lain untuk mengejar potensi kenaikan.
Menurutnya, ETH mendapat momentum karena minat investor yang kuat dan dukungan dari perusahaan treasury ETH.
Sondergaard menambahkan, tren yang lebih luas sebenarnya adalah aliran dana mulai menyebar ke luar bitcoin karena pelaku pasar mencari langkah berikutnya
Willy Woo, analis kripto, juga melihat tren serupa. Ia menulis di X bahwa aliran dana ke ETH sebesar US$0,9 miliar per hari sudah mendekati aliran masuk Bitcoin. “Aliran dana masuk ke ETH, sebesar US$0,9 miliar per hari (perak), kini mendekati aliran masuk BTC (oranye).” tulisnya, sambil menyoroti bahwa akumulasi ini dimulai oleh perusahaan BitMine milik Tom Lee.
Perpindahan modal besar-besaran semakin jelas setelah seorang whale Bitcoin senilai lebih dari US$11 miliar melepas US$2,59 miliar BTC dan mengalihkan dana ke US$2,2 miliar spot ETH serta posisi long perpetual senilai US$577 juta di Hyperliquid.
Selain Ether, trader “smart money” di Nansen juga mulai beralih ke altcoin lain. Mereka tercatat membeli Chainlink (LINK) senilai US$1,2 juta, Ethena (ENA) US$967.000, dan Lido DAO (LDO) US$614.000. Dorongan akumulasi LINK muncul setelah Bitwise mengajukan ETF berbasis LINK ke SEC.
Namun, pembelian altcoin tersebut masih tertinggal jauh dibandingkan aksi satu whale dorman yang kembali aktif dengan mengakuisisi ETH senilai US$28 juta setelah tak bergerak sejak 2021.(DH)