Semua dana IPO COIN masih nganggur, ada apa?
Rabu, 21 Januari 2026

JAKARTA – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) belum merealisasikan seluruh dana hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) yang berlangsung pada 9 Juli 2025.
Ade Wahyu, Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menyampaikan pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian dan bersikap adaptif terhadap dinamika yang terjadi di industri aset kripto.
“Atas pertimbangan tersebut, ditambah dengan kondisi fundamental kedua anak perusahaan yang masih solid membuat COIN memilih untuk belum merealisasikan dana yang diperoleh dari IPO,” katanya dalam siaran pers di Jakarta (21/1).
Saat IPO pada Juli 2025, emiten ini berhasil mengumpulkan dana segar Rp207,05 miliar, yang rencananya untuk modal kerja dua anak usahanya masing-masing PT Central Finansial X (CFX) 85% dan PT Kustodian Koin Indonesia/Indonesia Coin Custodian (ICC) 15%.
Menurut dia, kondisi likuiditas internal CFX dan ICC memberikan fleksibilitas bagi perusahaan sehingga belum melakukan injeksi modal. “Ini memungkinkan COIN untuk meninjau kembali momentum yang paling tepat dalam menyalurkan dana tersebut,” katanya.
Saat ini, seluruh dana hasil IPO masih tersimpan sebagai deposito sebesar Rp30 miliar selaa 3 bulan dan rekening giro Rp177,05 miliar dengan bunga masing-masing 5% dan 6%.
Di sisi lain, saham emiten ini terkoreksi 2,69% atau Rp80 menjadi Rp2.890 per saham menjelang penutupan sesi I, pukul 11.59 WIB, Rabu (21/1). Dalam sepekan dan sebulan saham emiten ini terkoreksi 5,29% dan 24,94%. Namun sejak IPO pada Juli 2025 saham emiten ini meroket 293,0% atau Rp2.155 per lembar. (LK)