Aksi jual asing di BUMI hingga BBCA menyeret IHSG turun 1,24%

Rabu, 21 Januari 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 113,21 poin atau 1,24% ke level 9.021,49, setelah sempat bergerak di kisaran 8.999,89 hingga 9.105,23.

Total nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp20,90 triliun dengan volume perdagangan 38,72 miliar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 143 saham mencatat kenaikan harga, 575 saham melemah, dan 83 saham stagnan.

Di tengah pelemahan indeks, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp1,03 triliun pada sesi pertama. Berdasarkan volume perdagangan, investor asing juga membukukan net sell 1,95 miliar lembar saham.

Sejumlah saham yang mencatat net sell terbesar dari investor asing yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), diikuti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

Sementara itu, sejumlah saham masih mencatatkan pembelian bersih atau net buy. Lima saham dengan net buy terbesar asing yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Berikut ini daftar 5 saham dengan net buy dan net sell asing terbesar pada perdagangan sesi pertama:

Top 5 Net Foreign Sell

  1. BUMI – 683.580.900
  2. GOTO – 630.161.256
  3. REAL – 100.775.100
  4. BBCA – 95.677.200
  5. OASA – 61.857.400

Top 5 Net Foreign Buy

  1. BBRI – 38.901.600
  2. PWON – 33.785.400
  3. MBMA – 32.598.100
  4. BBKP – 32.133.300
  5. ANTM – 31.391.500

Dari sisi teknikal, analis Phintraco Sekuritas menyatakan IHSG break-low support MA5, disertai dengan penyempitan histogram MACD di area positif dan stochastic RSI yang bergerak turun dari area overbought.

“Oleh karena itu, kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 9.000-9.050 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ungkap analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan siang hari ini. (KR)