Pemerintah dorong Indonesia jadi pusat perdagangan kopi dunia
Rabu, 21 Januari 2026

JAKARTA - Indonesia tengah memantapkan langkah untuk bertransformasi dari sekadar produsen besar menjadi pusat perdagangan kopi dunia.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah sedang mengkaji pembentukan pusat kopi internasional permanen di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian kantor Dewan Perdagangan dan Pariwisata Regional di Jakarta. “Kami akan mengambil langkah-langkah agar Indonesia bisa menjadi hub kopi,” ujar Santoso, seperti dikutip tvbrics.com.
Kementerian Perdagangan menilai upaya ini penting agar Indonesia memiliki peran yang lebih strategis dalam rantai perdagangan global, termasuk dalam mekanisme pasar dan pembentukan harga kopi internasional.
Namun, menurut Budi Santoso, perubahan peran dalam penentuan harga membutuhkan analisis mendalam serta koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk asosiasi perdagangan internasional, negara konsumen utama, dan negara-negara produsen kopi lainnya.
Pemerintah menyadari bahwa menjadikan Indonesia sebagai pusat perdagangan kopi dunia merupakan agenda jangka panjang.
Pada tahap awal, fokus diarahkan pada penguatan kerja sama dengan forum internasional guna membangun kredibilitas dan meningkatkan pengaruh Indonesia di pasar global.
Ambisi tersebut ditopang oleh posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar ketiga dunia setelah Brasil dan Kolombia. Indonesia menghasilkan beragam varietas kopi unggulan, mulai dari Arabika dan Robusta hingga kopi Luwak yang telah dikenal luas di pasar internasional.
Pelaku dan pengamat perdagangan menilai pembentukan hub kopi domestik berpotensi memperkuat daya saing kopi nasional.
Selain memperluas akses pasar global, langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani dan memperkenalkan kekayaan karakter kopi dari berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan data IDNFinancials.com, di Bursa Efek Indonesia (BEI), hanya terdapat sedikit emiten yang bergerak di industri kopi. Salah satu yang paling terkenal adalah PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) yang mengelola jaringan kedai kopi dengan jenama Fore.
Selain FORE, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) juga memiliki lini bisnis kopi melalui anak usahanya, PT Aneka Coffee Industry, yang menyediakan produk kopi untuk bisnis F&B. (DH/ZH)