Dana pensiun Denmark tinggalkan pasar obligasi AS
Rabu, 21 Januari 2026

JAKARTA - Dana pensiun Denmark AkademikerPension memutuskan untuk menarik investasinya dari obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan nama US Treasury.
Dikutip CNBC, keputusan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik antara Denmark dan AS, menyusul ancaman Presiden Donald Trump yang berambisi mengambil alih Greenland.
Kepala investasi AkademikerPension, Anders Schelde, menegaskan keputusan ini berdasarkan hasil penilaian terhadap kondisi keuangan AS yang semakin buruk.
“Keputusan ini tidak secara langsung terkait dengan konflik yang sedang berlangsung antara [AS] dan Eropa, tetapi tentu saja situasi tersebut tidak membuat keputusan ini menjadi lebih sulit,” ujar Schelde.
Saat ini, dana pensiun tersebut masih memegang obligasi AS sekitar US$100 juta dan berencana menjual habis seluruhnya sebelum akhir Januari 2026.
Kekhawatiran AkademikerPension diperkuat oleh defisit anggaran AS yang membengkak dan mencapai US$1,78 triliun pada 2025, serta penurunan peringkat AS yang dilakukan oleh Moody’s dari Aaa menjadi Aa1.
Menurut Schelde, kondisi tersebut mendorong AkademikerPension mencari alternatif baru dalam pengelolaan likuiditas dan risiko. “Kondisi keuangan AS membuat kami berpikir bahwa kami perlu mencari cara alternatif,” katanya.
Di sisi lain, hubungan AS dan Denmark semakin memanas, setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara Eropa, jika Greenland tidak diserahkan kepada AS.
Ancaman tersebut memicu kekhawatiran pasar global, mendorong volatilitas imbal hasil obligasi, dolar AS, dan kenaikan harga emas ke rekor tertinggi.
Secara terpisah, Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, memperingatkan bahwa konflik dagang dapat berkembang menjadi “perang modal”, di mana investor global mulai mengurangi minat terhadap aset dan utang AS. (DH/KR)