BEI izinkan delapan emiten ini ditransaksikan besok, ada milik Bakrie

Rabu, 21 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali transaksi saham delapan emiten mulai sesi I di pasar regular dan pasar negosiasi, Kamis (22/1). Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI menyampaikan hal itu dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1).

Sejumlah emiten yang akan diperdagangkan kembali (unsuspend) antara lain;

  • PT Soechi Lines Tbk (SOCI)
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)
  • PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
  • PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS)
  • PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE)
  • PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA)
  • PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
  • PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)

Suspensi terhadap sejumlah emiten itu berlangsung pada periode berbeda pekan lalu hingga hari ini. Kebijakan suspensi dilayangkan terkait kenaikan harga saham secara akumulasi yang signifikan.

Saham SOCI naik Rp115 menjadi Rp705 per saham pada penutupan perdagangan (12/1), sehari sebelum disuspensi pada (13/1). Harga saham emiten milik duet Paulus Utomo dan Go Darmadi ini melesat 69,47% atau Rp289 sejak sebulan terakhir.

Untuk saham BIPI menguat Rp22 menjadi Rp202 pada penutupan transaksi saham (9/1). Saham emiten milik Halim Jusuf ini melayang 132,18% atau Rp115 dalam sebulan terakhir.

Harga saham MDIA ditutup naik Rp10 menjadi Rp110 pada transaksi saham (12/1). Saham emiten milik Keluarga Bakrie ini terkerek 30,95% atau Rp26 sejak sebulan ini.

Sementara itu, saham IBOS terangkat Rp12 menjadi Rp138 pada penutupan transaksi (20/1). Sejak sepekan sahamnya terkerek 21,05% atau Rp24 dan sebulan melesat 100% atau Rp69 per lembar.

Saham HOPE ditutup Rp356, naik Rp70 pada perdagangan (20/1). Sejak sepekan dan sebulan ini saham emiten milik Then Lie Hwa ini terkerek masing-masing 54,78% atau Rp126 dan Rp163,70% atau Rp221 per lembar.

Saham ZATA naik Rp6 menjadi Rp115 pada penutupan pedagangan (20/1). Dalam sepekan dan sebulan saham emiten milik Asep Sulaiman Sabanda ini melesat 88,52% atau Rp54 dan meroket 91,67% atau Rp55 per saham.

Harga saham BAIK ditutup di level Rp264, naik Rp68 pada perdagangan (20/1). Sejak sepekan saham emiten milik duet Nanang Suherman dan Yeni Isnawati ini melesat 54,39% atau Rp93 dan sebulan meroket 100% atau Rp132 per saham.

Sedangkan saham VISI terkerek Rp92 menjadi Rp462 pada penutupan transaksi (20/1). Sepekan ini saham emiten milik David Dwiputra ini melejit 81,89% atau Rp208 per lembar dan sebulan melayang 134,52% atau Rp265 per lembar. (LK)