Saham grup Lippo melesat kala IHSG jebol di bawah 9.000

Kamis, 22 Januari 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di atas 9.000 pada perdagangan hari ini, setelah turun 0,20% atau 18,15 poin dan kini bertahan di 8.992,18.

Menurut pantauan IDNFinancials.com, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 9.109,71 dan terendah di 8.992,13 menjelang penutupan perdagangan.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp38,06 triliun, yang melibatkan perdagangan 72,18 miliar lembar saham.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 345 saham mencatat kenaikan harga. Namun 331 saham melemah dan 128 saham stagnan.

Saham-saham yang memimpin nilai transaksi harian hari ini adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik Grup Bakrie Salim, dengan total transaksi Rp4,13 triliun. Berikutnya saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan transaksi Rp2,06 triliun, PT Petrosea Tbk (PTRO) milik Grup Barito Rp1,52 triliun, dan PT Dharma Henwa Tbk (DEWA) milik Grup Bakrie Rp905,57 miliar.

Namun keempat saham itu kompak melemah. Harga saham BUMI turun 9,84%, BBCA turun 0,65%, PTRO turun 12,93%, dan DEWA turun 9,52%.

Di sisi lain, saham-saham Grup Lippo mencatat lonjakan harga secara signifikan. Harga saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 0,24%, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 30,61%, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik 24,43%, dan PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 11,35%.

Dari regional, indeks saham Asia bergerak campuran. SET Thailand turun 0,45%, Nikkei 225 Jepang tuurn 0,41%, KLCI Bursa Malaysia naik 0,40%, PSEi Index naik 1,08%, dan KOSPI naik 0,87%.

Sementara nilai tukar rupiah berlanjut menguat 0,24% pada perdagangan hari ini ke level Rp16.896 per dolar Amerika Serikat, menurut data Bloomberg. (KR)