Saham enam emiten ini ditransaksikan besok

Kamis, 22 Januari 2026

image

JAKARTA – Saham enam emiten kembali ditransaksikan (unsuspensi) di pasar regular dan pasar negosiasi mulai sesi I, Jumat (23/1). Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (22/1).

BEI menyampaikan bahwa sejumlah saham emiten yang kembali diperdagangkan antara lain;

  • PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD)
  • PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)                        
  • PT Arkora Hydro Tbk (ARKO
  • PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA)                    
  • PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO)                     
  • PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP)                  

Saham emiten tersebut disuspensi dalam periode berbeda mulai pekan lalu dan hari ini (22/1) terkait kenaikan harga secara akumulasi yang signifikan. Kebijakan suspensi guna memberi waktu yang cukup ke investor sebelum melakukan investasi saham.

Dari data yang dihimpun, saham LEAD menguat Rp24 menjadi Rp228 pada penutupan sesi II, Kamis (8/1). Volume perdagangan saham emiten milik Eddy Kurniawan ini sebanyak 497,65 juta dalam 34.124 kali senilai Rp104,20 miliar.

Sementara saham TRUE di level Rp530, naik Rp82 pada penutupan perdagangan (12/1). Volume transaksi 510,25 juta dalma 67.903 kali senilai Rp254,13 miliar. Dalam sebulan saham emiten milik Heriyanto ini melesat 159,80% atau Rp326 menjadi Rp530 per lembar.

Harga saham ARKO ditutup Rp10.750, terkerek Rp1.550 per saham pada penutupan transaksi (7/1). Volume perdagangan sebanyak 6,06 juta dalam 4.505 kali senilai Rp61,21 miliar.

Saham PBSA naik Rp80 menjadi Rp1.655 per saham pada penutupan transaksi kemarin (21/1). Jumlah transaksi 9,96 juta dalam 1.747 kali senilai Rp16,16 miliar. Dalam sepekan saham emiten milik Yonggi Tanuwidjaja, Erwin Tanuwidjaja, dan Halim Susanto ini terkerek 33,83% atau Rp680 menjadi Rp2.690 per saham.

Sementara saham ENZO ditutup Rp50, naik Rp4 dalam perdagangan kemarin (21/1). Volume transaksi 1,50 juta dalam 82 kali senilai Rp74,07 juta. Dalam sepekan saham emiten milik Markus Silitonga ini terkerek 9,30% atau Rp8 per saham dan sebulan melesat 108,89% atau Rp49 per lembar.

Sedangkan saham ATAP menguat Rp150 menjadi Rp760 pada penutupan transaksi (12/1). Volume saham sebanyak 74,97 juta dalam 8.868 kali senilai Rp53,06 miliar. Dalam sebulan saham emiten milik Yoyo Sugeng Triyogo ini melesat 82,69% atau Rp344 menjadi Rp760 per saham. (LK)