Saham Bakrie lepas dari FCA besok, giliran emiten EBT Astra yang masuk

Kamis, 22 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) akan keluar dari papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia mulai besok, Jumat (23/1), dan akan diperdagangkan dengan mekanisme pasar yang normal.

ALII masuk ke papan Full Call Auction (FCA) sejak 13 Januari 2026 lalu menyusul penghentian perdagangan sementara (suspensi) sahamnya selama 6 hari bursa, mulai dari 5-12 Januari 2026.

Harga saham ALII memang sempat meroket dalam waktu yang singkat seiring reli saham Grup Bakrie di akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026, naik hingga 84,92% hanya dalam dua minggu, mulai dari 3-17 Desember 2025 lalu.

Setelah suspensi sehari pada 18 Desember, sahamnya terus melaju hingga 12,45% ke level tertingginya di Rp1.310 pada penutupan perdagangan awal Januari (2/1).

Selain mengumumkan pencabutan ALII dari papan pemantauan khusus, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengungkap empat saham yang akan masuk ke dalam papan FCA mulai besok, Jumat (23/1).

Keempat saham tersebut adalah:

  1. PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)
  2. PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP)
  3. PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD)
  4. PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)

Seperti yang diberitakan IDNFinancials.com sebelumnya, BEI baru saja mencabut suspensi perdagangan keempat saham tersebut, dan dapat mulai diperdagangkan mulai Jumat (23/1).

ATAP, LEAD, dan TRUE telah mengalami suspensi saham hingga 8 hari berturut-turut, sementara ARKO, emiten energi terbarukan di bawah Grup Astra, bahkan sudah disuspensi selama 10 hari bursa.

Suspensi yang berujung pada papan FCA ini ditetapkan setelah saham-saham tersebut menunjukkan lonjakan harga yang signifikan.

Dalam sebulan terakhir, harga saham ARKO sudah meroket 151,17%. ATAP juga mencatatkan lonjakan harga saham hingga 127,54%, sedangkan LEAD dan TRUE tercatat melesat masing-masing 76,74% dan 134,51%. (ZH)