BMSR dirikan pabrik H2O2, dapat tambahan kredit Rp250 miliar

Kamis, 28 Agustus 2025

image

JAKARTA – PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) meraih tambahan plafon kredit dari sindikasi perbankan sebesar Rp250 miliar, sehingga total fasilitas yang diperoleh bertambah menjadi Rp600 miliar.

Dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis( 28/8), Hermawan, Direktur Utama BMSR, menyampaikan perusahaan telah menandatangani perubahan kedua pada perjanjian sindikasi kredit pada Selasa 26 Agustus 2025.

Fasilitas kredit itu semula diberikan dengan plafon Rp350 miliar, lalu naik menjadi Rp600 miliar sesuai dengan opsi peningkatan kredit dari sindikasi bank yang terlibat.

Adapun delapan anggota sindikasi bank yang menjadi debitur BSMR, yakni:

  • PT Bank Victoria International Tbk (BVIC)
  • PT BPD Kalimantan Tengah
  • PT BPD Sulselbar
  • PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM)
  • PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR)
  • PT BPD Jabar dan Banten Tbk (BJBR)
  • PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) 
  • PT Bank Nagari

BMSR akan menggunakan fasilitasi kredit itu untuk membangun pabrik Hidrogen Peroksida (H2O2) di Desa Mangunreja, Serang, Banten. Pabrik ini akan dibangun dengan kapasitas produksi 20.000 metrik ton (MT) setara 100% konsentrat atau 40.000 MT setara 50% konsentrat per tahun.

BMSR berharap kehadiran pabrik H2O2 ini dapat memenuhi kebutuhan domestik yang ditaksir mencapai 40.000 MT, serta memperkuat diversifikasi bisnis perusahaan di bidang perdagangan besar bahan kimia. (LK/KR)