Outlook dan Teams lumpuh, ribuan pengguna tak bisa kirim email

Jumat, 23 Januari 2026

image

JAKARTA - Ribuan pengguna di berbagai wilayah mengalami gangguan saat mengakses layanan Microsoft 365, termasuk Outlook dan Teams, pada Kamis sore waktu setempat. Masalah mulai terdeteksi ketika laporan gangguan melonjak di situs pemantau Downdetector.

Dikutip cbsnews.com, lonjakan keluhan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat (EST), dengan lebih dari 16.000 laporan pengguna yang menyatakan tidak dapat mengakses layanan Microsoft 365. Microsoft kemudian mengonfirmasi adanya gangguan pada sebagian infrastrukturnya.

Dalam keterangan resminya, Microsoft menyatakan bahwa pengguna mungkin mengalami penurunan fungsi layanan atau tidak dapat mengakses beberapa layanan Microsoft 365. Perusahaan menyebut gangguan tersebut berdampak pada sejumlah layanan inti.

Microsoft mengklaim telah melakukan pemulihan awal. Melalui akun resminya di platform X pada pukul 16.14 EST, perusahaan menyatakan telah memulihkan infrastruktur yang terdampak ke kondisi yang sehat. Namun, proses penanganan disebut belum sepenuhnya selesai.

Dalam pernyataan lanjutan, Microsoft mengatakan masih melakukan penyeimbangan ulang lalu lintas di seluruh infrastruktur yang terdampak untuk memastikan lingkungan kembali ke kondisi seimbang.

Sejumlah pengguna di media sosial menyebut layanan belum pulih sepenuhnya. “Kami bahkan tidak bisa mengirim email. Ini belum diperbaiki,” tulis salah satu pengguna di X.

Gangguan ini memicu desakan kompensasi dari pelanggan, yang menilai insiden tersebut menghambat aktivitas kerja. Hingga kini, Microsoft belum menjelaskan penyebab gangguan dan belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar.

Insiden ini mengingatkan pada gangguan besar pada 2024, ketika pembaruan perangkat lunak antivirus CrowdStrike yang bermasalah memicu gangguan global terhadap layanan Microsoft 365 dan berdampak luas pada sektor penerbangan, perbankan, hingga layanan kesehatan.(DH)