CEO BlackRock Larry Fink: Saya tidak percaya ada gelembung AI

Jumat, 23 Januari 2026

image

WASHINGTON - CEO BlackRock, Larry Fink menegaskan bahwa sektor kecerdasan buatan (AI) tidak sedang berada dalam kondisi gelembung, seraya menekankan besarnya investasi yang memang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi tersebut.“Saya tidak melihat adanya ketidakpastian soal AI. Saya sungguh percaya tidak ada gelembung di ruang AI,” kata Fink dalam wawancara dengan Bloomberg Television di sela World Economic Forum di Davos, Swiss.Seperti dikutip bloomberg.com, Larry Fink, yang tahun ini menjabat sebagai wakil ketua forum, mengatakan ratusan miliar dolar yang digelontorkan untuk membangun teknologi AI akan mendorong pertumbuhan ekonomi global, meski ia mengakui akan ada sejumlah “kegagalan besar” dalam proses pengembangannya.Ia juga menyoroti pergerakan sebagian investor yang mulai melakukan diversifikasi dari aset berbasis dolar AS setelah pasar saham global mencatat kenaikan tahun lalu.Menurut Larry Fink, langkah itu dipicu oleh kondisi kelebihan alokasi terhadap aset AS.Ia memperkirakan sekitar 5% aset telah direalokasi, namun meragukan terjadinya pergeseran lebih lanjut mengingat kuatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.Selain itu, Larry Fink menyebut belum ada pembahasan formal di tingkat dewan World Economic Forum mengenai pemindahan lokasi acara dari Davos.Meski demikian, wacana penyelenggaraan kegiatan tambahan di lokasi lain tetap terbuka.“Tidak harus selalu di Swiss. Davos tetaplah Davos, dan itu kota yang luar biasa,” ujar Larry. (DK)