Eropa jual obligasi AS, Trump ancam beri balasan besar
Jumat, 23 Januari 2026

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman “pembalasan besar” terhadap negara-negara Eropa jika mereka menjual aset Amerika Serikat, termasuk obligasi pemerintah AS (US Treasury Bills), sebagai respons atas tekanan tarif Washington yang terkait dengan isu Greenland.
Pernyataan tersebut berpotensi memperkeruh hubungan transatlantik di tengah upaya meredakan ketegangan geopolitik di kawasan Arktik.
“Jika mereka melakukannya, ya silakan. Tapi jika itu terjadi, akan ada pembalasan besar dari pihak kami,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox Business di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Kamis. “Dan kami memegang semua kartunya.”
Dikutip Bloomberg, Trump tidak merinci bentuk pembalasan yang dimaksud. Namun, pernyataan itu muncul setelah rencana Amerika Serikat, yang kini dibatalkan, untuk menaikkan tarif atas barang dari delapan negara Eropa memicu spekulasi bahwa Eropa dapat membalas dengan melepas obligasi dan saham AS dalam skala besar.
Isu Greenland menjadi titik tekan utama dalam ketegangan tersebut. Dalam kerangka kesepakatan sementara, Trump bersedia menahan penerapan tarif baru terhadap produk Eropa. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan menempatkan sistem rudal di wilayah semi-otonom Denmark itu, mengatur hak mineral guna membatasi kepentingan China, serta memperkuat kehadiran NATO.
Sebelum kesepakatan tersebut meredakan ketegangan, muncul sinyal kegelisahan dari investor Eropa. Dana pensiun Denmark, AkademikerPension, menyatakan akan melepas obligasi pemerintah AS senilai US$100 juta. Sementara itu, SISA Pension di Greenland tengah meninjau ulang investasinya di saham AS.
Meski demikian, potensi aksi “jual Amerika” secara luas dinilai tidak mudah direalisasikan. Mayoritas aset AS dimiliki oleh dana swasta yang berada di luar kendali langsung pemerintah. Namun, langkah pemegang aset besar, seperti dana kekayaan negara Norwegia, tetap berpotensi mengguncang pasar keuangan AS.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengecilkan dampak penjualan aset oleh Denmark. “Investasi Denmark pada obligasi Treasury AS, seperti Denmark sendiri, tidak relevan,” ujar Bessent di Davos. “Mereka telah menjual obligasi Treasury selama bertahun-tahun.” (DH)