Komisaris Utama Agincourt beli saham UNTR saat ARB
Jumat, 23 Januari 2026

JAKARTA – Iwan Hadiantoro, Direktur PT United Tractors Tbk (UNTR) yang merangkap sebagai Komisaris Utama PT Agincourt Resources, tercatat memborong saham UNTR di tengah ambruknya harga pada Rabu (21/1).
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Iwan Hadiantoro memborong 40.000 lembar saham UNTR di harga Rp27.250 dalam transaksi Rabu (21/1) kemarin.
Dengan kata lain, Iwan Hadiantoro menggelontorkan dana hingga Rp1,09 miliar dalam transaksi ini. Porsi sahamnya kini naik menjadi 208,1 ribu lembar saham.
Tujuan pembelian saham ini, menurut manajemen UNTR, adalah untuk investasi.
Sebagai catatan, harga pembelian saham ini hanya sedikit lebih tinggi dari harga saat UNTR menyentuh batas auto-reject bawah (ARB) di level Rp27.200.
UNTR sedang dalam tren naik dalam beberapa bulan ke belakang, bahkan menyentuh harga tertingginya dalam setahun terakhir di level Rp31.975 pada Selasa (20/1).
Namun, sehari setelahnya, harga saham ambles 14,93% imbas tersiarnya kabar pencabutan izin tambang anak usahanya, PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan.
Pihak UNTR pun akhirnya membuka suara pada Kamis (22/1) kemarin, menyatakan bahwa Perseroan dan anak usahanya belum menerima surat gugatan atau panggilan resmi mengenai tuduhan pelanggaran regulasi pemanfaatan hutan.
Saham UNTR pun masih lesu pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (23/1), ditutup merosot 0,64% ke level Rp27.275, terlepas dari aksi buyback yang akan digelar hingga April mendatang. (ZH)