Usai ungkap detail rights issue, IRSX teken kerja sama dengan RAAM

Sabtu, 24 Januari 2026

image

JAKARTA – Setelah mengungkap detail rencana rights issue Rp3,7 triliun, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) untuk berinvestasi dalam produksi film.

IRSX dan RAAM disebut akan melakukan investasi bersama (co-investment) pada lebih dari empat judul film layar lebar, yang akan dirilis di bioskop dan platform digital.

Menurut Ram Punjabi, pengendali dan Komisaris Utama RAAM, kerja sama investasi ini akan meningkatkan fleksibilitas alokasi sumber daya untuk mengembangkan jaringan bioskop miliknya, Platinum Cineplex.

“Khususnya di kota-kota tier-2 dan tier-3 yang masih memiliki tingkat penetrasi layar bioskop yang relatif rendah,” tambah manajemen.

Dalam kesempatan yang sama, Ram Punjabi, juga mengonfirmasi bahwa kolaborasi antara RAAM dan IRSX memiliki potensi untuk terus berkembang seiring dengan evaluasi dan keselarasan strategis kedua belah pihak.

IRSX kini memang tengah memperkuat ekosistem industri entertainmentnya, seperti yang tersirat dalam detail aksi rights issue jumbo Rp3,7 triliun terbarunya yang akan digelar Maret 2026 mendatang.

Detailnya termasuk penggunaan dana Rp2,04 triliun yang akan dialokasikan untuk setoran modal pada anak usahanya, PT Folago Karya Indonesia, yang sebelum akuisisi dikenal sebagai PT Jaya Gemilang Wong milik Baim Wong.

FKI akan menggunakan dana tersebut untuk program inkubasi serta akuisisi hak komersial jangka panjang atas kerja sama dengan artis, influencer, dan affiliator untuk pengelolaan dan monetisasi hak komersial.

Selain itu, Rp517,69 miliar akan dialihkan sebagai modal untuk PT Folago Pictures Indonesia (FPI) guna mendanai biaya produksi dan distribusi konten dan/atau film.

Terbaru, lini bisnisnya, Folago Pictures telah menandatangani MoU co-investment, tidak hanya dengan RAAM, juga dengan berbagai studio dalam negeri untuk memproduksi hingga lebih dari 10 film layar lebar.

Mengutip investor.id, Folago menegaskan bahwa posisinya bukan sebagai production house, melainkan sebagai jembatan antara lini film, digital content, live entertainment, talent economy, dan teknologi dalam satu ekosistem terintegrasi.

“Bersama-sama, kami membangun pipeline film yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Ram Punjabi lebih lanjut. (ZH)