Dua komisaris dan direktur BOGA kompak mundur
Senin, 26 Januari 2026

JAKARTA – Pemegang saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) mengangkat dua komisaris baru menyusul mundurnya semua komisaris pada pekan lalu (21/1). Pergantian jajaran komisaris ini usai GX Archipelago masuk sebagai investor baru BOGA.
Dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (26/1), Albert Witono Setiawan, Direktur Utama BOGA menyampaikan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) telah memenuhi kuorum karena dihadiri pemegang saham yang mewakili 94,04% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Jajaran komisaris yang mengundurkan diri yakni, Kirtiadi Hotama, Komisaris Utama (Komut) BOGA, Eko Nugroho Tjahjadi, Komisaris Independen, dan Johan, Direktur BOGA.
Sejumlah nama yang masuk menggantikan posisi tersebut antara lain, Romeo Lledo, Komut BOGA, Marjorie E Wairizal, Komisaris Independen, dan Farras Pina, Direktur BOGA.
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan nama menjadi PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA).
Per Desember 2025, jumlah saham BOGA tercatat 3,80 miliar, dengan struktur kepemilikan saham yakni, PT Falcon Asia 0%, GX Archipelago 29,5%, dan masyarakat 70,5%. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham yakni, Michael AN.
Pada bulan sebelumnya, PT Falcon Asia miliki 29,5% saham BOGA dan masyarakat 70,5%. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham yakni, Franky Hendrawan Utomo.
Pada awal sesi I pukul 10.36 WIB, Senin (26/1) saham emiten ini melandai 0,44% atau Rp5 per saham. Dalam sepekan ini harga sahamnya turun 3,85% atau Rp45 menjadi Rp1.125 per saham. Namun dalam enam bulan terakhir sahamnya melesat 90,68% atau Rp535 per saham. (LK)