Harga minyak menguat di tengah cuaca ekstrem dan ketegangan geopolitik
Senin, 26 Januari 2026

JAKARTA - Harga minyak melanjutkan penguatan pada Senin sore, setelah melonjak lebih dari 2% pada sesi sebelumnya, didorong oleh gangguan produksi di wilayah utama penghasil minyak mentah Amerika Serikat.
Minyak mentah Brent naik 42 sen atau 0,7% menjadi US$66,30 per barel pada pukul 07.21 GMT. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 42 sen atau 0,7% ke level US$61,49 per barel.
Seeprti dikutip reuters.com, Senin (26/1), kedua harga acuan tersebut membukukan kenaikan mingguan sekitar 2,7% dan ditutup pada level tertinggi sejak 14 Januari.
Penguatan juga terjadi di tengah kabar bahwa kelompok serang kapal induk militer AS diperkirakan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Analis pasar senior Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menyebut harga minyak pekan ini dipengaruhi oleh gangguan produksi di AS serta meningkatnya risiko geopolitik yang menutupi kekhawatiran kelebihan pasokan pada 2026.
Badai musim dingin Fern dilaporkan menghantam wilayah pesisir AS, memaksa penutupan fasilitas di kawasan utama produksi minyak dan gas, sekaligus memberi tekanan pada jaringan listrik. Kondisi tersebut memperketat pasokan fisik dan menopang harga minyak.
Analis JPMorgan mencatat, cuaca buruk telah menghilangkan sekitar 250.000 barel per hari produksi minyak mentah AS, termasuk dari ladang Bakken di Oklahoma dan sebagian wilayah Texas.
Selain faktor cuaca, pasar juga mencermati risiko geopolitik, terutama meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Analis IG, Tony Sycamore, mengatakan pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait pengerahan armada AS menuju Iran kembali memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan menambah premi risiko pada harga minyak.
Sebelumnya, seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa negaranya akan menganggap setiap serangan sebagai bentuk “perang habis-habisan.”
Di sisi lain, Konsorsium Pipa Kaspia Kazakhstan mengumumkan telah kembali beroperasi dengan kapasitas penuh di terminal Laut Hitam pada Minggu, setelah menyelesaikan pemeliharaan di salah satu titik tambatannya. (DK)