ENRG temukan minyak di Malacca Straits, saham terkerek 4,85%
Selasa, 27 Januari 2026

JAKARTA – PT Imbang Tata Alam (ITA), anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menemukan minyak di salah satu sumur eksplorasi di Wilayah Kerja Malacca Straits, Riau, kemarin (26/1). Hal itu disampaikan Syailendra S. Bakrie, Direktur Utama ENRG dalam keterangan pers dikutip, Selasa (27/1).
“Hasil evaluasi awal ditemukan lapisan produktif pada formasi upper sihapas dengan ketebalan net pay sekitar 80 feet,” katanya.
Menurut dia, saat pelaksanaan uji alir, sumur mencatatkan laju produksi minyak sebesar 350 barel oil per day (BOPD). Hal ini mencerminkan kualitas reservoir yang baik dan potensi aliran yang stabil.
Dia menyampaikan penemuan tersebut diinterpretasikan sebagai stratigraphic trap secara geologi. Temuan tersebut membuka peluang eksplorasi lanjutan guna prospek sumber daya dan cadangan minyak baru.
Merujuk evaluasi awal, estimasi original oil in place (OIP) dari penemuan ini diperkirakan 31 juta BPOD dengan potensi tambahan produksi 1.000 – 1.500 BOPD dari rencana pengembangan struktur MSTB-NW melalui implementasi enam sumur pengembangan.
Namun, hasil evaluasi respon seismik yang serupa menunjukkan potensi sumber daya di sekitar temuan masih menyimpan potensi lebih dari 76 juta BOPD, yang akan menjadi target campaign eksplorasi selanjutnya.
ITA, katanya, akan bekerjasama dengan SKK Migas melanjutkan studi teknis guna mematangkan konsep pengembangan struktur MSTB-NW, termasuk mengidentifikasi peluang eksplorasi tambahan di sekitar area penemuan.
Seiring informasi penemuan minyak itu, harga saham emiten ini terkerek 4,85% atau Rp75 menjadi Rp1.625 per saham. Dalam sepekan ini sahamnya naik 5,54% atau Rp85 per saham dan dalam sebulan menguat 6,21% atau Rp95 per saham. (LK)