Margin meningkat, Pefindo ungkap prospek DEWA milik Bakrie

Selasa, 27 Januari 2026

image

JAKARTA – Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat “idA” untuk General Obligation (GO) PT Darma Henwa Tbk (DEWA), emiten kontraktor tambang milik Grup Bakrie.

Peringkat tersebut mencerminkan posisi strategis DEWA bagi pemegang saham dan visibilitas pendapatan yang kuat, menurut Pefindo dalam laporan yang disampaikan Senin (26/1) kemarin.

Meskipun demikian, Pefindo menyampaikan peringat DEWA dibatasi oleh struktur modal yang moderat, di tengah fase ekspansi. Selain itu, perusahaan juga menghadapi paparan fluktuasi harga komoditas dan persaingan industri yang cukup ketat.

Namun Pefindo menyatakan peringkat dapat dinaikkan apabila DEWA mampu melampaui proyeksi pendapatan dan EBITDA, menghasilkan arus kas yang kuat, serta menghasilkan arus kas yang kuat dan pertumbuhan margin secara konsisten.

Namun jika sebaliknya, Pefindo bisa menurunkan peringkat tersebut.

Laporan Pefindo menyebut laba bersih DEWA mencapai Rp247,6 miliar pada sembilan bulan pertama 2025, naik hampir 15 kali lipat dari laba tahunan pada 2024. Perolehan ini ditopang kinerja pendapatan yang mencapai Rp4,65 triliun.

Namun hingga saat ini DEWA belum juga merilis laporan keuangan resminya, lantaran masih dalam tahap audit.

Sebagian besar pendapatan DEWA berasal dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Indonesia, yang merupakan perusahaan afiliasi. (KR)