Rencana Danantara alihkan 28 perusahaan ke BUMN bebani IHSG
Selasa, 27 Januari 2026

JAKARTA – Rencana Danantara mengalihkan 28 perusahaan pelanggar izin pengelolaan lahan di Sumatra Utara hingga Aceh kepada BUMN, ikut membebani kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Meskipun ditutup naik tipis 0,05% atau 4,90 poin ke 8.980,23 pada perdagangan hari ini, IHSG konsisten berada di zona merah sejak pembukaan perdagangan hari ini dan menyentuh level terendah di 8.873,48.
Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp27,48 triliun, yang melibatkan perdagangan 58,95 miliar lembar saham.
Analis Phintraco Sekuritas menilai kabar mengenai rencana Danantara mengalihkan puluhan entitas itu kepada BUMN, ikut menekan harga saham PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga 5,87%, serta induk usahanya yaitu PT Astra International Tbk (ASII) 8,36% hari ini.
“Sehingga ikut membebani IHSG,” tulis analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan usai penutupan perdagangan hari ini.
Meskipun demikian, analis Phintraco menilai sejumlah saham lain yang telah terkoreksi dalam sepekan terakhir, telah mencatatkan rebound dan membatasi pelemahan IHSG. “Sehingga IHSG dapat ditutup menguat tipis,” jelas analis Phintraco.
Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mencabut izin berusaha 28 entitas, yang terbukti memperparah banjir dan tanah longsor November lalu di Sumatra Utara dan Aceh, menurut Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Dua entitas di antaranya perusahaan tambang emas PT Agincourt Resources milik UNTR dan produsen pulp dan kertas PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU).
Harga saham UNTR telah ambles 17,45% sejak pencabutan izin usaha tersebut, sementara saham INRU masih disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Laporan IDNFinancials.com akhir pekan lalu mencatat IHSG turun 1,37% setelah mencapai level All Time High (ATH). Di tengah penurunan ini, IHSG kehilangan 11,13 poin akibat penurunan harga saham ASII dan 9,21 poin akibat penurunan kinerja saham UNTR.
Di sisi lain, indeks IDXBUMN20 yang mengukur kinerja harga saham emiten BUMN, menguat 0,95% pada perdagangan hari ini. (KR)