The Fed tahan suku bunga, Powell akui inflasi AS melebihi target
Kamis, 29 Januari 2026

JAKARTA – Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengumumkan suku bunga Amerika Serikat (AS) bertahan di level 3,5-3,75% pada awal tahun ini.
Dalam pengumuman yang disampaikan dini hari ini, Powell mengaku keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) ini diambil lantaran suku inflasi di AS berada di level yang relatif tinggi, meski aktivitas ekonomi terus berkembang dengan laju solid.
Powell menyebut indikator ekonomi terbaru menunjukkan ekspansi masih berlanjut, penambahan lapangan kerja terbilang rendah, dan angka pengangguran cenderung stabil
“Komite berkomitmen mendukung penyerapan tenaga kerja secara maksimal dan mengembalikan inflasi ke target 2 persen,” kata Powell.
Meskipun demikian, Powell menegaskan sikap The Fed akan terus menyesuaikan kebijakan moneter, berdasarkan data dan risiko lanjutan yang berpotensi menghambat pencapaian target inflasi dan penyerapan tenaga kerja.
Dalam Federal Open Market Committee (FOMC) yang digelar The Fed, mayoritas anggota mendukung keputusan mempertahankan suku bunga. Namun terdapat dua anggota yaitu Stephen I. Miran dan Christopher J. Waller, yang mengusulkan adanya pemangkasan suku bunga 25 basis poin.
Menyusul keputusan tersebut, mayoritas indeks saham di Wall Street bergerak terbatas. Dow Jones naik 0,02%, Nasdaq Composite naik 0,17%, dan S&P 500 turun 0,01%. (KR)