CEO Boeing Kelly Ortberg: Penjualan tumbuh 37%, kepercayaan pulih
Kamis, 29 Januari 2026

JAKARTA - Produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, mencatat kinerja keuangan terkuat dalam tujuh tahun terakhir setelah membukukan pendapatan kuartalan tertinggi sejak 2018 pada akhir 2025. Lonjakan ini menandai percepatan pemulihan perusahaan di bawah kepemimpinan CEO Kelly Ortberg, didorong oleh peningkatan pengiriman pesawat dan melonjaknya pesanan baru.
Dikutip Financial Times, sepanjang 2025, pendapatan tahunan Boeing mencapai US$89,5 miliar, tumbuh 35 persen dibanding tahun sebelumnya. Kinerja tersebut diperkuat oleh lonjakan pendapatan kuartal IV sebesar 57 persen menjadi US$23,9 miliar, berbalik tajam dari kondisi 2024 saat Boeing terdampak pemogokan tenaga kerja dan insiden keselamatan pada pesawat Alaska Airlines.
Boeing juga mencatat arus kas bebas positif untuk kuartal kedua berturut-turut, sebuah sinyal penting bagi investor setelah periode panjang tekanan finansial. Kepala Keuangan Jay Malave menyampaikan optimisme bahwa perusahaan menargetkan arus kas bebas positif tahunan sebesar US$1 miliar hingga US$3 miliar pada 2026.
Pemulihan paling signifikan terjadi pada bisnis pesawat komersial. Pendapatan unit ini melonjak hampir 140 persen menjadi US$11,4 miliar pada kuartal IV, seiring keputusan regulator penerbangan AS (FAA) menaikkan batas produksi 737 Max dari 38 menjadi 42 pesawat per bulan.
Dari sisi laba, Boeing membukukan laba bersih US$8,22 miliar pada kuartal terakhir 2025, yang sebagian besar ditopang oleh penjualan aset unit penerbangan digital senilai US$10,55 miliar kepada Thoma Bravo. Namun tanpa transaksi tersebut, kerugian per saham justru lebih besar dari perkiraan analis Wall Street.
Ortberg menyebut ketepatan waktu pengiriman pesawat 737 Max meningkat tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dan menyatakan keyakinan bahwa regulator akan segera mengesahkan varian 737 Max 7 dan 737 Max 10 tahun ini. Selain itu, Boeing berhasil membukukan 1.075 pesanan bersih sepanjang 2025, melampaui Airbus untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Kinerja positif juga terlihat pada bisnis pertahanan dan antariksa, dengan pendapatan kuartal IV tumbuh 37 persen menjadi US$7,4 miliar.
“Kami berada di jalur yang tepat untuk memulihkan kepercayaan dan mengembalikan Boeing menjadi seperti yang diharapkan semua orang,” tulis Ortberg kepada karyawan, seraya menyoroti kontrak jet tempur generasi baru F-47 untuk Angkatan Udara AS dan lonjakan pesanan di segmen layanan pemerintah.(DH)