JSMR incar Rp2,07 triliun lewat obligasi, perkuat modal anak usaha

Jumat, 30 Januari 2026

image

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menghimpun dana senilai Rp2,07 triliun melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026.

Efek utang ini merupakan bagian dari program penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III, dengan target penghimpunan dana Rp4 triliun, yang telah dimulai sejak 26 Juni 2024.

Dikutip dalam prospektus JSMR, masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026 dijadwalkan pada 12–13 Februari 2026, diikuti penjatahan pada 18 Februari 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Februari 2026.

JSMR membagi obligasi Tahap III Tahun 2026 ke dalam empat seri, dengan tenor dan kupon berbeda untuk menarik minat investor.

Obligasi Seri A memiliki tenor tiga tahun, ditawarkan dengan kupon 5,70%. Obligasi Seri B memiliki tenor lima tahun dengan kupon 6,15%, Seri C tenor tujuh tahun dan kupon 6,50%, serta Seri D tenor 10 tahun dengan kupon tertinggi 6,75% per tahun.

Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 20 Mei 2026. Sementara pelunasan pokok dilakukan sekaligus saat jatuh tempo masing-masing seri.

Seluruh dana hasil penerbitan, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan anak usaha. Dengan rincian sekitar Rp1,3 triliun untuk PT Jasamarga Japek Selatan dan sisanya untuk PT Jasamarga Jogja Bawen.

Untuk mendukung aksi korporasi ini, JSMR menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi. (DH/KR)