Harga emas semalam ambles 8,9% dilanda profit taking agresif
Jumat, 30 Januari 2026

JAKARTA – Harga emas di pasar spot menghadapi aksi profit taking agresif di sesi New York pada Kamis (30/1) kemarin, turun 8,9% dari level tertingginya di US$5.595 menjadi US$5.097 per troi ons.
“Sesi New York mencatat aksi profit-taking agresif yang mendorong harga emas bergerak di rentang US$500,” kata Gary Wagner, Senior Technical Analyst di Kitco.
Perubahan harga yang sangat signifikan itu, kata Wagner, memicu pertanyaan di kalangan investor mengenai struktur pasar komoditas untuk jangka pendek, apakah ia akan masuk fase konsolidasi atau melanjutkan volatilitas.
Harga emas berangsur pulih dan tutup di level US$5.379 per troi ons, turun 0,76% pada perdagangan Kamis.
Namun di perdagangan sesi Asia hari ini, harga emas kembali terkoreksi 3,57% ke level US$5.182 per troi ons hingga pukul 9.20 WIB.
Tak hanya emas harga perak juga menunjukkan volatilitas yang serupa. Di pasar berjangka, harga perak mencatat perubahan harga sekitar 12% dalam perdagangan Kamis kemarin dari level tertingginya.
Sedangkan di pembukaan sesi Asia hari ini, harga perak telah turun 5,85% ke level US$109,93 per troi ons. (KR)