PTRO dirikan tiga anak usaha baru guna perkuat ekosistem bisnis

Jumat, 30 Januari 2026

image

JAKARTA -  Emiten energi dan pertambangan milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis Perseroan melalui pendirian tiga anak usaha baru.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif jangka menengah dan panjang Perusahaan dalam memperluas kapabilitas dan memperdalam integrasi, serta meningkatkan fleksibilitas dan daya saing bisnis di tengah dinamika pasar.

Tiga anak usaha baru yang dibentuk meliputi:

  1. PT Petrosindo Investama Sinergi, yang berperan sebagai entitas pendukung strategis di bidang jasa konsultasi manajemen dan perdagangan besar;
  2. PT Petrosindo Sinergi Alur, yang difokuskan pada pengelolaan dan konsultasi keuangan serta asuransi, termasuk layanan profesional di bidang konsultasi manajemen, ilmiah, dan teknis; dan
  3. PT Petrosindo Sinergi Samudera, yang dirancang untuk mendukung pengembangan kapabilitas layanan profesional, khususnya dalam pengelolaan dan konsultasi keuangan dan asuransi, serta konsultasi manajemen, ilmiah, dan teknis.

“Pendirian anak usaha baru ini merupakan bagian dari strategi Petrosea untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan penguatan kapabilitas internal dan sinergi dengan grup Petrindo, Petrosea berada pada posisi yang semakin solid untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan,” ujar Michael, Presiden Direktur PTRO dalam keterangan tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi PTRO, Jumat (30/1), pendirian tersebut dilakukan melalui anak-anak usaha Petrosea yang dimiliki secara langsung lebih dari 99%, yaitu:

  1. PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (PIN), perusahaan holding yang bergerak di aktivitias profesional, ilmiah, dan teknis;
  2. PT Petrosea Engineering Procurement Construction (PEPC), perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan asuransi serta profesional, ilmiah, dan teknis; dan
  3. PT Rekakarsa Karya Nusantara (REKAN), yang bergerak di jasa rekayasa.

Dari sisi kinerja saham, hingga pukul 10.51 WIB perdagangan hari ini, Jumat (30/1), harga saham PTRO terkoreksi tipis 1% ke level Rp7.425.

Saham PTRO terpantau tengah dalam tren pelemahan, yang terlihat pada penurunan hingga 15,38% dalam lima hari terakhir, bahkan merosot 32,27% dalam sebulan. (DK/ZH)