Trump segera umumkan nominasi Ketua The Fed baru, Kevin Warsh terdepan

Jumat, 30 Januari 2026

image

JAKARTA - Pemerintahan Presiden Donald Trump tengah mempersiapkan pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Trump mengatakan akan mengumumkan pilihannya untuk memimpin bank sentral Amerika Serikat pada Jumat (30/01) pagi waktu setempat.

Sumber-sumber tersebut, seperti dikutip Bloomberg, menegaskan keputusan belum final hingga diumumkan secara resmi oleh Trump. Hingga kini, Gedung Putih maupun Warsh belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Warsh, Mantan Gubernur The Fed periode 2006–2011, disebut telah mengunjungi Gedung Putih pada Kamis. Ia merupakan salah satu dari empat kandidat dalam daftar pendek Trump, bersama Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett, Gubernur The Fed Christopher Waller, serta eksekutif BlackRock Rick Rieder.

Spekulasi pencalonan Warsh langsung memicu reaksi pasar. Indeks saham AS melemah, imbal hasil obligasi pemerintah naik, dan dolar AS menguat, sementara harga logam mulia mengalami penurunan. Pasar prediksi juga menunjukkan lonjakan taruhan yang mengunggulkan Warsh sebagai pilihan utama.

Trump sendiri memberi isyarat tanpa menyebut nama kandidat, dengan mengatakan pilihannya tidak akan mengejutkan dan dikenal luas di kalangan pelaku keuangan. “Banyak orang berpikir bahwa orang ini mungkin sudah ada di sana beberapa tahun yang lalu,” kata Trump.

Jika dicalonkan dan mendapat persetujuan Senat, Warsh akan menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir pada Mei mendatang. Ini akan menjadi kembalinya Warsh ke pucuk pimpinan bank sentral, setelah sebelumnya tidak dipilih Trump pada 2017 ketika Powell ditunjuk sebagai Ketua The Fed.

Dalam beberapa bulan terakhir, Warsh semakin menunjukkan kedekatan pandangan dengan Trump, terutama dalam dorongan untuk menurunkan suku bunga, meski sebelumnya dikenal sebagai tokoh yang cenderung ketat terhadap inflasi. Trump disebut mencari figur yang dapat diterima pasar sekaligus sejalan dengan keinginannya memangkas suku bunga lebih cepat.

Namun, proses konfirmasi di Senat diperkirakan tidak akan mudah. Senator Republik Thom Tillis dari North Carolina menyatakan akan memblokir seluruh nominasi The Fed hingga Departemen Kehakiman AS menyelesaikan penyelidikan terkait renovasi kantor pusat The Fed di Washington dan kesaksian Powell di Kongres.

“Para nomine Fed tidak akan berubah sampai investigasi dan potensi dakwaan terhadap Ketua Powell selesai,” ujar Tillis. “DOJ harus memutuskan kapan saya mencabut penangguhan tersebut. Penangguhan akan dicabut pada hari kasus tersebut diadili atau ditarik.”

Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengakui bahwa pencalonan Ketua The Fed akan sulit disahkan tanpa dukungan Tillis. “Mungkin tidak,” katanya.(DH)