Hanya update software, tansmisi data satelit China bisa 120 Gbps
Senin, 02 Februari 2026

JAKARTA – China kembali mencatatkan sejarah baru dalam teknologi antariksa dengan memecahkan rekor kecepatan transmisi data dari luar angkasa ke bumi.
Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan (Aerospace Information Research Institute atau AIR) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences) mengumumkan keberhasilan eksperimen komunikasi laser satelit-ke-bumi yang menembus kecepatan puncak 120 gigabit per detik (Gbps).
Pencapaian ini dinilai revolusioner karena peningkatan kapasitas tersebut dicapai tanpa modifikasi perangkat keras sedikit pun, melainkan murni melalui optimalisasi perangkat lunak.
Dikutip dari CGTN (30/1/2026), eksperimen ini dilakukan di stasiun bumi yang terletak di Dataran Tinggi Pamir (Pamir Plateau), Daerah Otonomi Uighur Xinjiang. Menggunakan sistem komunikasi laser berapertur 500 mm yang dikembangkan sendiri, tim peneliti terhubung dengan satelit AIRSAT-02. Terobosan kuncinya terletak pada kemampuan tim untuk melakukan konfigurasi ulang perangkat lunak di orbit (on-orbit software reconfiguration).
Langkah ini berhasil membuka potensi penuh muatan komunikasi laser yang ada, menggandakan kapasitas transmisi dari rekor sebelumnya sebesar 60 Gbps pada tahun 2025 menjadi 120 Gbps saat ini. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, teknologi ini baru mencapai kecepatan 10 Gbps.
Data statistik dari uji coba tersebut menunjukkan stabilitas yang luar biasa. Sistem berhasil melakukan akuisisi dan pembentukan tautan (link establishment) dalam hitungan detik dengan tingkat keberhasilan melebihi 93 persen.
Selama durasi komunikasi berkelanjutan maksimum 108 detik, total 12,656 terabit data berhasil ditransmisikan ke bumi, termasuk citra penginderaan jauh (remote sensing imagery) berkualitas tinggi yang sukses diproses. Hal ini membuktikan kemampuan sistem dalam menangani tantangan koneksi kecepatan ultra-tinggi yang stabil.
Fasilitas di Pamir ini merupakan stasiun komunikasi laser satelit-ke-bumi pertama di China yang beroperasi dalam mode rutin komersial sejak selesai dibangun pada September 2024.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa komunikasi laser kini telah memenuhi syarat teknis inti untuk menjadi solusi optimal bagi transmisi data antariksa skala masif (massive spaceborne data), menggantikan keterbatasan gelombang radio tradisional. (SF)