Neraca dagang Indonesia surplus US$41,05 miliar di 2025
Senin, 02 Februari 2026

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari–Desember 2025 mencatatkan surplus sebesar US$41,05 miliar.
Capaian tersebut didukung oleh nilai ekspor yang mencapai US$282,91 miliar, sementara impor tercatat sebesar US$241,86 miliar, mengutip dari iqplus.info.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, kinerja ekspor nasional selama 2025 tumbuh 6,15% secara tahunan.
Di sisi lain, impor juga mengalami peningkatan, meski relatif terbatas, yakni di level 2,83% secara tahunan.
Lebih lanjut, Ateng mengungkapkan bahwa sektor dengan kontribusi terbesar terhadap total ekspor adalah industri pengolahan, yang menyumbang US$227,1 miliar.
Sementara itu, impor Indonesia masih didominasi oleh kelompok bahan baku dan penolong yang nilainya mencapai US$166,3 miliar.
Sebelumnya pada 2024, surplus neraca dagang Indonesia tercatat sebesar US$31,33 miliar. Sehingga realisasi surplus neraca dagang pada 2025 meningkat US$9,72 miliar pada 2025. (DK/KR)