IHSG berbalik melemah, analis ingatkan sinyal koreksi

Kamis, 20 November 2025

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun berbalik melemah menjelang penutupan perdagangan hari ini ke level 8.419,92, usai menguat 0,81% pada sesi pertama.

Pelemahan itu membuat IHSG hanya naik tipis 0,16% atau 13,34 poin.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG pada perdagangan hari ini membentuk candlestick Shooting Star, yang mengindikasikan potensi pembalikan arah. Sementara indikator Stochastic RSI bergerak menuju area pivot.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju level 8.400-8.350,” tulis analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan usai penutupan perdagangan.

Hingga penutupan sesi kedua, total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp19,65 triliun. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 37,9 miliar lembar.

Tiga saham yang menyerap transaksi terbesar yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Namun harga saham BUMI terkoreksi 0,88%, BBCA turun 0,59%, dan BMRI naik 1,86%.

Saham-saham dari sektor konsumer memimpin penguatan pada perdagangan hari ini, membawa IDXCYCLIC naik 2,50%. Sedangkan lima sektor lain bergerak melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor properti yang mencapai 0,91%. (KR)