Harga turun 5,3%, Jahja Setiaadmadja tambah porsi di BBCA

Senin, 02 Februari 2026

image

JAKARTA – Jahja Setiaadmadja, Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), terpantau membeli 67 ribu lembar saham BBCA pada perdagangan hari ini, Senin (2/2).

Jahja memborong saham tersebut di harga Rp7.450. Dengan kata lain, ia menggelontorkan dana Rp499,15 juta dalam transaksi ini, dan membuat kepemilikan sahamnya naik menjadi 35 juta lembar saham atau 0,03%.

Tujuan transaksi, menurut keterangan resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), adalah investasi, dengan kepemilikan secara langsung.

Sebagai catatan, harga pembelian saham ini berada pada rentang normal BBCA hari ini (2/2), yang berfluktuasi di rentang Rp7.325 – Rp7.600. Saham BBCA ditutup menguat 2,7% ke level Rp7.600 tersebut.

Penguatan di tengah merosotnya IHSG hingga 4,88% seakan merespon berita masuknya Danantara ke berbagai saham IHSG melalui manajer investasinya, terutama “saham yang memiliki good growth, good fundamental, good liquidity, dan good cash flow.”

Sebagai catatan, BBCA melaporkan bahwa Perseroan berhasil mempertahankan pertumbuhan kredit di level 7,7% secara tahunan, menghasilkan laba bersih tumbuh 4,93% pada tahun 2025 menjadi Rp57,54 triliun.

Hingga akhir Desember 2025, total aset BBCA mencapai Rp1,6 kuadriliun, tumbuh 9,5% secara tahunan, didukung oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 10,2%, dan mencapai Rp1,25 kuadriliun.

Di sisi lain, kinerja sahamnya ambles 5,3% sejak awal tahun, bahkan menyusut 18,72% dalam setahun terakhir. (ZH)