Dampak perang tarif mereda, aktivitas pabrik global membaik

Selasa, 03 Februari 2026

image

JAKARTA - Aktivitas pabrik global membaik pada Januari seiring meningkatnya permintaan, didorong kinerja yang lebih kuat dari eksportir utama Asia serta kembalinya ekspansi manufaktur di zona euro dan Amerika Serikat.Survei sektor swasta menunjukkan dampak negatif kenaikan tarif AS mulai mereda, setidaknya untuk sementara.Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Zona Euro HCOB yang disusun S&P Global naik ke level 49,5 pada Januari dari 48,8 pada Desember, menandai pemulihan output setelah sebelumnya terkontraksi.Seperti dikutip reuters.com, Di Amerika Serikat, PMI manufaktur versi Institute for Supply Management melonjak ke 52,6 dari 47,9, kembali ke zona ekspansi untuk pertama kalinya dalam 12 bulan.Di Asia, aktivitas manufaktur di Jepang dan Korea Selatan mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan prospek yang semakin cerah.China juga mencatat percepatan ekspansi pabrik pada Januari seiring pulihnya pesanan ekspor, berbanding terbalik dengan laporan resmi sebelumnya yang menunjukkan perlambatan.“Ekspor dari sebagian besar negara meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir, dan prospek jangka pendek sektor manufaktur Asia yang berorientasi ekspor tetap positif,” kata Shivaan Tandon, Ekonom Asia di Capital Economics.PMI Manufaktur China versi RatingDog/S&P Global naik ke 50,3 dari 50,1, level tertinggi sejak Oktober. Kinerja ini mencerminkan dorongan ekspor China yang menutup lemahnya konsumsi domestik dan menopang pertumbuhan ekonomi 5,0% tahun lalu.Di Jepang, PMI mencapai level terkuat sejak Agustus 2022, didorong permintaan solid dari pasar utama seperti AS dan Taiwan.Korea Selatan juga mencatat PMI tertinggi sejak Agustus 2024. Taiwan dan Indonesia turut mencatat ekspansi, dengan PMI masing-masing 51,7 dan 52,6.Dana Moneter Internasional (IMF) sebelumnya menaikkan proyeksi pertumbuhan global 2026, didukung meredanya kekhawatiran dampak tarif AS serta berlanjutnya lonjakan investasi kecerdasan buatan (AI).Sementara itu di Eropa, output manufaktur zona euro kembali ke zona ekspansi di level 50,5 dari 48,9.Jerman memulai 2026 dengan pemulihan output, sementara Prancis mencatat laju ekspansi tercepat hampir empat tahun.Namun, sektor manufaktur di Spanyol, Italia, Austria, dan Jerman masih berada di wilayah kontraksi.Di Inggris, PMI manufaktur naik ke level tertinggi sejak Agustus 2024, seiring lonjakan pesanan baru pada laju tercepat hampir empat tahun. (DK)