Humpuss kantongi Rp516,95 miliar via transaksi crossing saham HITS

Selasa, 03 Februari 2026

image

JAKARTA – PT Humpuss menjual seluruh sahamnya di PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) di pasar negosiasi melalui transaksi crossing saham pada pekan lalu (30/1). 

Mengutip data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (3/2), Humpuss menjual 3,40 miliar saham atau 47,89% dari saham tercatat HITS. Harga penjualan saham ditetapkan Rp152 per saham atau total nilai transaksi Rp516,95 miliar. 

Tujuan transaksi itu disebutkan sebagai strategi investasi dengan harga perolehan sesuai kesepakatan.

Sebelumnya, Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa HITS mengajukan pembukaan sementara suspensi merujuk surat yang dilayangkan pada (27/1).

“Pencabutan sementara suspensi di pasar negosiasi dalam rangka transaksi pengalihan saham antarpemegang saham sepengendali HITS yang dilakukan oleh PT KB Valbury Sekuritas dan PT Waterfront Sekuritas yang ditunjuk pemegang saham," katanya dikutip dari keterbukaan informasi.

Dia menyampaikan bursa melakukan suspensi kembali di seluruh pasar dalam hal transaksi pengalihan saham tersebut telah selesai dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, Hutomo Mandala Putra (HMP), yang dikenal sebagai Tommy Soeharto, juga menjual seluruh miliknya sebanyak 738,69 juta saham dengan harga Rp391 per saham atau total transaksi senilai Rp288,82 miliar. Usai transaksi, porsi sahamnya menjadi 0% dari sebelumya 10,40% dari 7,10 miliar saham tercatat HITS.

Tommy Soeharto merupakan penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham HIT. Bila dikalkulasikan, maka Tommy Soeharto mengantongi dana Rp805,77 miliar dari transaksi crossing saham milik Humpuss dan saham yang dimilikinya secara langsung di HITS.

Per Desember 2025, porsi saham Pengendali 10,4% dan Nonpengendali 89,5%. Jumlah pemegang saham 848 nasabah dan persentase free float 8,85%.

Sekadar diketahui, saham HITS disuspensi sejak 26 Maret 2025 terkait penurunan harga secara akumulasi yang signifikan. Sehari sebelumnya (25/3) saham emiten ini terkoreksi Rp60 menjadi Rp116 per saham pada penutupan sesi II pukul 16.00 WIB. Volume perdagangan 16 juta dalam 2.677 kali transaksi senilai Rp2,59 miliar. (LK)