Redam gejolak pasar, BRPT buyback saham Rp1 triliun
Rabu, 04 Februari 2026

JAKARTA - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyiapkan dana maksimal Rp1 triliun untuk pembelian kembali (buyback) saham, dalam rangka menjaga stabilitas harga sahamnya di tengah fluktuasi pasar modal.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/2), buyback saham BRPT akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 4 Februari hingga 3 Mei 2026.
BRPT menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai pelaksana transaksi di pasar reguler BEI. Pelaksanaan buyback mengacu pada ketentuan regulator, termasuk batasan maksimum jumlah saham yang akan dibeli sesuai POJK 13/2023.
Manajemen BRPT menyatakan seluruh dana buyback saham dari kas internal dan tidak mengganggu operasional, kebutuhan modal kerja, maupun arus kas internal perusahaan.
Manajemen BRPT menilai aksi ini tidak berdampak material terhadap pendapatan maupun kinerja usaha.
Nantinya, saham hasil buyback akan dicatat sebagai treasury stock yang dapat dialihkan kembali sesuai ketentuan pasar modal
Pergerakan saham BRPT sejak awal tahun terpantau fluktuatif. Pada pertengahan Januari, harga sempat menembus Rp2.900 per lembar, kemudian melemah ke kisaran Rp2.000–2.100 pada akhir bulan.
Sementara pada perdagangan Selasa (3/2) kemarin, harga saham BRPT berada di kisaran Rp1.980 menjelang pelaksanaan buyback saham. (DH/KR)