Dua saham emiten ini diperdagangkan besok, ada milik Lim Hariyanto

Rabu, 04 Februari 2026

image

JAKARTA – Dua saham emiten kembali diperdagangkan di pasar regular dan pasar tunai mulai mulai Kamis (5/2) setelah disuspensi sejak 23 Januari 2026. Hal itu disampaikan Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasi, Rabu (4/2).

Saham dua emiten itu yakni;

  • PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT)
  • PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)

Jumlah saham VISI tercatat 1,01 miliar lembar per Desember 2025, yang dimiliki Pengendali 73,54% dan Nonpengendali 26,40%. Persentase saham free float 22,58% dan jumlah pemegang saham 2.137 nasabah. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham TIRT yakni, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono.

Sementar itu, jumlah saham VISI tercatat 3,07 miliar lembar dengan porsi saham Pengendali 71,54% dan Nonpengendali 28,46%. Persentase saham free float 20% dan jumlah pemegang saham 1.759 nasabah.

Sebelumnya, saham dua emiten ini disuspensi terkait kenaikan harga secara akumulasi yang signifikan.

Pada (22/1), saham emiten ini ditutup menguat Rp42 menjadi Rp466 per saham. Volume transaksi 1,7 juta dalam 79 kali senilai Rp792,24 juta. Dalam sebulan sebelum disuspensi sahamnya melesat 206,58% atau Rp314 per lembar.

Sementara itu, saham VISI menguat Rp113 menjadi Rp575 per saham pada penutupan sesi II perdagangan saham (22/1). Jumlah perdagangan saham 7,06 juta dalam 1.842 kali senilai Rp3,83 miliar. Sebulan sebelum disuspensi sahamnya meroket 202,63% atau Rp385 per saham. (LK)