KIJA bakal jual 262,5 juta saham, harga lebih rendah dari saat ini
Kamis, 28 Agustus 2025
JAKARTA - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) bakal melego 262,5 juta saham treasuri mulai bulan depan, tepatnya 10 September 2025.
Dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (28/8), T. Budianto Liman, Sekretaris Perusahaan KIJA, menyampaikan bahwa pengalihan saham treasuri dilakukan mengingat masa refloat buyback saham akan berakhir pada 26 Juli 2026.
Harga penjualan saham ditetapkan Rp 148 per saham, sehingga bila dikalkulasikan, total nilai transaksi penjualan saham sebesar Rp38,85 miliar.
Harga ini jauh lebih rendah dari harga penutupan KIJA kemarin (27/8) di level Rp216.
Anggota bursa efek yang ditunjuk untuk melakukan penjualan saham yakni NH Korindo Sekuritas.
Tahap pertama penjualan saham treasuri itu berlangsung pada Juli 2025 lalu. Perseroan berhasil menjual 30 juta lembar saham, sehingga kini tersisa sebanyak 262,5 juta saham.
Sebagai informasi, saham treasuri diperoleh dari buyback 292,5 juta lembar saham pada 18 Maret - 17 Juni 2020 lalu. Perseroan menetapkan harga buyback Rp147,79 per saham, atau total senilai Rp47,84 miliar.
Saham KIJA ditutup di level Rp216 pada pukul 16.00 WIB, Rabu (27/8), turun 1,82% dalam sehari. Harga terendah menyentuh Rp214, sedangkan tertinggi Rp220 per saham. (LK/ZH)